Dewan Pendidikan Cilacap: meninggalnya siswa saat UN harus jadi pelajaran

Ditulis 27 Mar 2010 - 06:30 oleh Banyumas1

CILACAP – Meninggalnya seorang Nurhayati siswi SMK Boedi Oetomo 2 Gandrungmangu, harus menjadi pelajaran berharga bagi penyelenggara ujian nasional (UN) di tingkat daerah maupun pusat. Demikian dikatakan wakil sekretaris Dewan Pendidikan Cilacap, Sani Ariyanto Jum’at sore (26/03).

Menurut  lelaki yang juga aktif di Forum Perlindungan Anak Cilacap itu, ia juga mendapati puluhan sisa lainnya stress menghadapi UN berdasarkan pantauan di beberapa sekolah. Stress yang menimpa siswa karena sejumlah siswa memforsir diri dengan belajar hingga larut malam akibatnya mereka kurang tidur, kondisi tersebut diperparah dengan berkurangnya porsi makan.

Ia pun  berharap pemerintah pusat mau menindaklanjuti, mengkaji ulang dan menerapkan keputusan Mahkamah Agung mengenai pelaksanaan ujian akhir nasional di masa yang akan datang.

Sementara Wakil Ketua Dewan Pendidikan Cilacap, Sudarno ST, SH yang juga ketua Yayasan Pendidikan Boedi Oetomo mengatakan akan meminta pada guru SMP agar menyarankan siswa siswinya tidak menjalani puasa sunah saat berlangsung UN dengan maksud kondisi fisik tetap terjaga. Seperti diketahui UN tingkat SLTP (SMP/MTs) akan berlangsung mulai Senin 29 Maret 2010. (BNC/ist/al)

Tentang Penulis

Leave A Response