Duh! Bos Nikahsirri.com Aris Wahyudi Alami Gangguan Jiwa Pasca Kalah Pilkada Banyumas 2008

Ditulis 25 Sep 2017 - 17:51 oleh Banyumas1

BanyumasNews.com, BEKASI – Nama kota Purwokerto dan Banyumas kembali menggegerkan panggung berita nasional. Setelah sebelumnya terkenal karena penggerebekan pabrik PCC di Jalan Pabuaran, Purwokerto, kini mencuat kerena bos nikahsirri.com, situs yang menawarkan keperawanan ternyata berasal dari Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah.

Pendiri partai ponsel atau bos nikahsirri.com adalah Aris Wahyudi (49), yang ternyata adalah calon Bupati Banyumas dari PDIP yang menurut istrinya, Rani, sempat mengalami gangguan jiwa pasca kalah dalam Pilkada Banyumas 2008 lalu.

“Suami saya agak gila dari semenjak beliau kalah Pilkada 2008 di Banyumas,” katanya, Senin (25/9/2017) di Bekasi.

Hal itu diungkapkannya saat tiba di rumah kontrakan di Jalan Manggis Raya, Blok A/91, Perumahan TNI AU Angkasa Puri, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, usai mendampingi suami menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya.

Menurut dia, gangguan jiwa tersebut mulai nampak saat Aris terobsesi untuk bergabung menjadi warga negara Amerika Serikat lewat pembuatan buku yang berisi tentang keinginannya itu.

Buku yang sarat kontroversi tersebut, kata dia, sempat diluncurkan dengan mengundang sejumlah wartawan dalam sebuah deklarasi yang dihadiri komunitas masyarakat yang menjadi pendukungnya.

“Sampai beliau (Aris) sempat mengeluarkan buku ingin bergabung dengan Amerika,” katanya.

Perilaku gangguan jiwa juga kerap diperlihatkannya saat berkomunikasi dengan keluarga yang terkadang tidak bisa dipahami melalui akal sehat.

“Kesehariannya kadang gila seperti itu, kadang normal. Memang kegilaannya itu tidak terlihat. Kegilaannya mengeluarkan buku yang kontroversi,” katanya.

Launching nikahsirri.com

Namun Rani memastikan, gangguan jiwa pria yang mengaku sebagai lulusan bidang elektro University of Essex Inggris itu tidak sampai berujung pada kekerasan rumah tangga yang dialami istri dan tiga anaknya.

“Kalau kekerasan dalam rumah tangga tidak sampai seperti itu,” katanya.

Untuk diketahui situs nikahsirri.com yang dibuat oleh Aris Wahyudi diindikasikan oleh Sub Unit Cyber Crime Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya berkategori pornografi dan melanggar undang-undang terkait tindak pidana perdagangan orang (TIPPO).

Akibat ulahnya itu, Aris mendekam di Polda Metro Jaya untuk menjalani serangkaian pemeriksaan polisi sejak ditangkap di kontrakannya pada Minggu (24/9/2017) dini hari lalu.

Sementara Rani istri Aris, mengaku dirinya tidak pernah dilibatkan Aris selama persiapan peluncuran situs yang dimulai sejak 19 September 2017.

“Saya tidak tahu, beliau tidak pernah ngomong ke saya soal situs itu,” katanya.

Terkait kekalahan mantan Calon Bupati Banyumas Aris Wahyudi yang diusung PDIP pada Pilkada Kabupaten Banyumas 2008 lalu, hingga menurut istrinya mengalami gangguan jiwa, awalnya cabup dari PDIP adalah Bambang Priyono (BP) seorang yang dikenal sebagai kader PDIP tulen bukannya Aris. Tapi entah bagaimana ceritanya, PDIP mengusung Aris Wahyudi.

BP akhirnya mencalonkan diri melalui koalisi Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Persatuan Pembangunan. Di luar dugaan para elit PDIP, ternyata masih ada kader yang setia kepada BP, terlihat saat kampanye terbuka BP hampir selalu ada bendera PDIP.

Akhirnya suara PDIP pun pecah terbagi dua, antara BP dan Aris. Padahal dalam kampanye Aris selalu menyerukan jangan keliru memilih calonnya PDIP,  “Calon resmi PDIP adalah dirinya bukan yang lain”, ujarnya waktu itu.

Tragisnya ternyata kampanye Aris tidak berhasil, dia malah menduduki posisi buncit sementara BP bisa meraih posisi kedua, dan sebagai pemenang adalah Mardjoko yang berpasangan dengan Achmad Husein. (BNC/*/Ant)

Tentang Penulis

Leave A Response