Ada Upaya Pemutarbalikan Fakta Sejarah, Danrem Ajak Nobar Film Pengkhianatan G30S/PKI

Ditulis 22 Sep 2017 - 08:34 oleh Banyumas1

KOREM 071/WK AJAK SEGENAP MASYARAKAT NONTON BARENG FILM PENGKHIANATAN G 30 S/PKI.

BanyumasNews.com, PURWOKERTO – Korem 071/Wk beserta jajarannya mengajak segenap warga masyarakat nonton bareng (nobar) film pengkhianatan G 30 S/PKI. Hal tersebut sesuai instruksi Danrem 071/Wk Kolonel Inf Suhardi saat menggelar videoconference dengan seluruh Dandim sejajaran Korem 071/Wk, Selasa (19/9/2017), di Aula Jenderal Soedirman Makorem 071/Wk Jl. Gatot Subroto No. 1 Sokaraja Banyumas.

Dikatakan Danrem 071/Wk, kegiatan nonton bareng film pengkhianatan G 30 S/PKI merupakan instruksi Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo kepada seluruh satuan jajaran TNI untuk menggelar nobar film tersebut.

Nonton bareng dilakukan prajurit di seluruh jajaran TNI bersama segenap komponen dan elemen masyarakat yang ada di wilayah masing-masing.

“Instruksi dilakukan karena 30 September merupakan momen penting bagi kita warga bangsa Indonesia”, terangnya.

“Saat ini, banyak bermunculan upaya untuk memutarbalikkan fakta sejarah peristiwa 30 September 1965”, ungkapnya.

Dikatakan Danrem, pemutaran film G 30 S/PKI sangat penting, hal ini untuk mengajak generasi muda bangsa untuk tidak melupakan sejarah.

“Sejarah bangsa Indonesia tidak boleh kita lupakan, karena Indonesia tanpa ada perjuangan para pendahulu bangsa tidak mungkin Indonesia menjadi bangsa yang merdeka, berdaulat, adil dan makmur”, jelasnya.

“Nilai-nilai luhur yang diberikan para pendahulu kita, sebagai tauladan dan sebagai contoh untuk kita berbuat terbaik bagi bangsa ini. Saat ini, kita tinggal mengisi kemerdekaan yang diwariskan para pendahulu kita. Kita wajib mengisinya dengan hal yang positif yang berguna bagi kepentingan bangsa dan negara”, terangnya.

Danrem 071/Wk menilai bahwa sejak era reformasi, Pancasila dan budi pekerti bangsa Indonesia semakin menurun dan bahkan hilang baik yang diajarkan di bangku sekolah maupun dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat.

“Hal inilah yang mendasari kita untuk mengajak segenap komponen bangsa dan elemen masyarakat untuk bangkitkan kembali nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan kita berbangsa, bernegara dan bermasyarakat dalam berkehidupan kita sehari-hari”, jelasnya.

“Mari kita bersama-sama melihat kembali sejarah pilu bangsa Indonesia yang dilakukan orang-orang yang tidak bertanggungjawab kepada bangsa dan negara”, ajaknya.

Dikatakan Danrem pemutaran film pengkhianatan G 30 S/PKI ini, sebagai wahana edukasi dan pembelajaran bagi generasi muda bangsa Indonesia agar generasi muda kita tidak terprovokasi dan terhasut oleh orang-orang atau kelompok-kelompok yang anti Pancasila. Dengan pemutaran film ini, agar para generasi muda bangsa lebih mencintai NKRI dan tidak mudah terpecah belah.

“Kami berharap kepada seluruh lapisan masyarakat di wilayah jajaran Korem 071/Wk mendukung program yang dilaksanakan TNI. Karena pemutaran film ini sangat bermanfaat bagi generasi muda kita untuk tahu dan lebih mengenal sejarah bangsa Indonesia”, harapnya. (BNC/dw)

Tentang Penulis

Leave A Response