Polisi bongkar lagi pabrik jamu berbahan kimia obat

Ditulis 23 Mar 2010 - 22:33 oleh Banyumas1
|
Berita Kategori
Tak Berkategori
44
Dalam Tag

CILACAP – Kasus produksi jamu dengan campuran bahan kimia obat (BKO) seakan tidak pernah berhenti. Sudah berulang kali polisi maupun balai POM menggerebek dan membongkar pabrik jamu tanpa ijin tersebut, namun kasus serupa selalu berulang.

Yang terakhir, Polres Cilacap, Jawa Tengah, dikabarkan berhasil membongkar pabrik jamu berbahan baku kimia obat dengan menetapkan pemilik pabrik, MRA, warga Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas, sebagai tersangka. Kapolres Cilacap Ajun Komisaris Besar (AKB) Guruh Ahmad Fadiyanto mengatakan, terbongkarnya pabrik jamu dengan bahan baku kimia obat tersebut setelah mendapat informasi dari masyarakat.

Polisi menemukan satu rumah yang dipakai untuk pabrik pembuatan jamu berbahan kimia obat. “Kami berhasil membawa barang bukti berupa tiga karung yang berisi lebih dari 150 ribu butir tablet jamu tanpa izin dari Kementrian Kesehatan,” kata Kapolres, Selasa (23/3).

Sementara itu barang bukti lain yang disita selain jamu berbentuk tablet, adalah enam ember serbuk jamu, satu mesin pengolah jamu menjadi tablet, dan beberapa alat produksi.

“Pada saat penggerebekan memang tidak ditemukan orang di TKP (tempat kejadian perkara). Namun setelah pengembangan, ternyata pabrik tersebut milik MRA yang beralamat di Purwokerto. Sekarang MRA telah ditetapkan sebagai tersangka,”ujarnya.

Kepolisian, tambahnya, akan menjerat tersangka dengan pasal169 Undang-Undang (UU) No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Ancaman hukumannya mencapai 10 tahun penjara. (BNC/ist/mi_)

Tentang Penulis

Leave A Response