Yutuk Widarapayung Masuk Rekor MURI

Ditulis 27 Agu 2017 - 13:30 oleh Banyumas1

Gunungan Yutuk Cilacap berhasil menciptakan rekor MURI

BanyumasNews.com, CILACAP – Rekor MURI Gunungan “Yutuk” (undur-undur laut) tertinggi berhasil dipecahkan Komunitas Padhang Bulan, Desa Widarapayung Wetan, Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, sebagai rekor ke-8.065, pada Sabtu (26/08/2017) malam.

Piagam rekor Muri diserahkan Manajer Muri Aryani Siregar kepada perwakilan Komunitas Padhang Bulan dalam acara pesta rakyat bertema “Rayakan Rame-Rame” yang digelar di Lapangan Desa Widarapayung Wetan, Kecamatan Binangun.

Kepada media, Aryani mengatakan gunungan “yutuk” tertinggi itu memenuhi kriteria Muri karena memenuhi 4 kategori.

“Ada empat kriteria atau kategori agar bisa tercatat sebagai rekor Muri, yakni pertama, paling, unik, dan langka,” katanya.

Selain tertinggi, kata dia, gunungan “yutuk” juga merupakan penciptaan rekor Muri karena sebelumnya belum pernah ada.

Penyerahan piagam REKOR MURI Gunungan Yutuk tertinggi

Menurut dia, rekor serupa pernah dibuat di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, berupa “peyek (rempeyek) tumpuk” terbesar dengan diameter 36 centimeter, berat 3,3 kilogram, dan tinggi 9 centimeter.

Akan tetapi, “peyek tumpuk” terbesar itu dibuat dari 2 kuintal kacang dan 50 kilogram tepung.

Sementara itu Reggy Prabowo, dari Bermuda Indonesia, selaku penyelenggara, menjelaskan kegiatan ’Rayakan Rame-Rame’ diselenggarakan untuk merayakan budaya komunal yang sudah sangat identik dengan karakteristik masyarakat Indonesia.

“Cilacap menjadi kota persinggahan yang menurut kami sangat penting, karena masyarakatnya dikenal memiliki karakter guyub yang kental.” katanya.

Gunungan “yutuk” tertinggi ini berukuran tinggi 5 meter dengan diameter 2,5 meter yang dikerjakan oleh 40 orang, terbuat dari lebih kurang 160 kilogram “yutuk” (sekitar 12.000 yutuk).

Aryani mengatakan dengan tercatatnya gunungan “yutuk” tertinggi sebagai rekor Muri dapat memberi dampak positif bagi pengembangan kuliner berbahan dasar “yutuk”.

“Tentunya kuliner yang terbuat dari `yutuk` nantinya akan semakin dikenal masyarakat luas,” katanya.

Salah seorang pegiat Komunitas Padhang Bulan, Suratman mengatakan penciptaan rekor Muri berupa gunungan “yutuk” tertinggi sebagai upaya memperkenalkan kuliner berbahan dasar “yutuk” itu kepada masyarakat luas.

Menurut dia, kuliner tersebut untuk sementara baru dipasarkan di wilayah Cilacap. (BNC/Ist)

Gunungan YUTUK

Tentang Penulis

Leave A Response