Tolak fatwa haram merokok, petani lereng Sumbing bakar tembakau

Ditulis 21 Mar 2010 - 23:57 oleh Banyumas1

TEMANGGUNG – Fatwa haram merokok yang dikeluarkan PP Muhammadiyah terus menuai kontroversi. Ada yang menengarai fatwa dikeluarkan sehubungan bantuan sebuah foundation (yayasan) anti rokok di Amerika Serikat.

Kali ini fatwa itu mendapat reaksi dari ratusan petani tembakau di lereng Gunung Sumbing, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Mereka pada hari Minggu (21/03), melakukan aksi membakar tiga keranjang tembakau, yang dilakukan di tengah jalan di Desa Banaran, Kecamatan Tembarak. Selain menolak fatwa haram merokok, mereka juga menolak rancangan peraturan pemerintah (RPP) Pengamanan Produk Tembakau sebagai Zat Adiktif bagi Kesehatan.

Sembari membakar tembakau beberapa peserta melakukan orasi dengan meneriakkan yel-yel “rokok tidak haram”. Mereka juga membawa beberapa poster, antara lain bertuliskan “Silakan rokok diharamkan tapi juga bisa menghalalkan”, “Yang mengharamkan rokok musuh kami”, “Silakan rokok haram tapi kami akan menghalalkan segala cara”, dan “Tolak RPP dan fatwa haram rokok”.

Mereka menyayangkan mengapa fatwa tidak dikeluarkan sejak dari dulu. Mereka juga mengungkapkan tidak ada larangan yang jelas dalam al-Qur’an, dan mengingatkan petani tembakau 97 % adalah muslim. “Kita juga perlu makan, dan pada musim kemarau tanaman yang bisa tumbuh di sini hanya tembakau”, kata seorang petani. (BNC/ist/ant)

Tentang Penulis

Leave A Response