Waspadai kaderisasi teroris, termasuk di tlatah Banyumas

ilustrasi

ilustrasi

Dalam kesempatan menutup latihan bersama penanggulangan terorisme oleh Polri dan TNI, Sabtu kemarin (20/03) di Semarang, Kapolda Jawa Tengah, Inspektur Jenderal Polisi Alex Bambang Riatmodjo, mengimbau masyarakat agar mewaspadai kaderisasi terorisme. “Imbauan itu terkait banyaknya warga Jateng yang dikader oleh para teroris sebelumnya,” katanya.

Tentu bukan isapan jempol kalau Kapolda mangatakan ‘banyaknya warga Jateng’ yang dikader menjadi teroris. Di tlatah Banyumasan saja, untuk mengingatkan, paling tidak ada beberapa yang tercatat tertangkap karena diduga teroris, bahkan ada yang meninggal dalam penggerebekan di Solo 17 September 2009.

Kapolda mengemukakan, karakter masyarakat Jateng yang sabar, lemah lembut, rendah hati, dan bertoleransi tinggi sering dimanfaatkan oleh para teroris. Kalangan orang tua, katanya, agar mewaspadai dan memperhatikan tingkah laku anak-anaknya secara dini agar tidak sampai menjadi teroris. Ia menjelaskan, ancaman terorisme bisa terjadi dimanapun, kapanpun, dan dengan sasaran apa saja.

Di tlatah Banyumas
Mengengok ke belakang, di tlatah Banyumas pun tidak luput dari adanya warga yang diduga teribat dalam jaringan terorisme. Paling tidak ada tiga catatan:

- 22 Juni 2009: Datasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri menangkap Saefudin Zuhri,warga RT 01/05 Danasri Lor,Kecamatan Nusawungu,Kabupaten Cilacap,Jawa Tengah, karena diduga teroris tangan kanan teroris Naordin M Top;

- 17 September 2009: Kematian Ario Sudarso alias Aji alias Mistam alias Husamudin warga dukuh Kedungjampang, Desa Karangreja, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga. Ia tewas dan warga sempat kaget ketika Ario tewas disergap Tim Densus 88 di Solo 17 September 2009; dan diduga terlibat jaringan terorisme Noordin M Top;

- 9 Juni 2007: Yusron Mahmudi alias Mahfud (37) yang ditangkap Densus 88 pada Sabtu, 9 Juni 2007. Ia yang memiliki nama lain Abu Dujana, warga Desa Kebarongan, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas; (BNC/ist)

Leave a Reply

Your email address will not be published.