Asyiknya Sensasi Rafting Kali Gintung Desa Wisata Kaliori

Ditulis 03 Agu 2017 - 06:13 oleh Banyumas1

Wabup Purbalingga Tiwi Cicipi Sensasi Rafting Kali Gintung Desa Wisata Kaliori

BanyumasNews.com – Di sela-sela menghadiri penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II yang di pusatkan di lapangan Desa Pagerandong, Kecamatan Kaligondang, Wakil Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, SE, BEcon berkesempatan menjajal serunya paket wisata rafting di jalur lintasan sungai Kali Gintung yang dikelola Desa Wisata Kaliori, Kecamatan Karanganyar.

Sungai ini kebetulan menjadi pembatas antara desa Pagerandong Kecamatan Kaligondang dan Desa Kaliori Kecamatan Karanganyar, Purbalingga, Jawa Tengah.

Menyiapkan dua perahu karet warna orange, pengelola rafting Desa Kaliori mengajak Wabup Tiwi bersama Ketua DPRD Tongat, Dandim 0702 Letkol Kav Dedi Safrudin bersama sejumlah pejabat Forkopimda dan ibu – ibu Dharma Pertiwi mencicipi sensasi rafting menuju Taman Kedung Jongor, sebagai dermaga akhir fasilitas wisata susur sungai yang dikembangkan Pokdarwis desa setempat.

Rafting kali Gintung

Di tengah penyusuran, rombongan Wakil Bupati diajak bermanuver dengan berputar-putar di tengah sungai. Sementara perahu kedua yang ditumpangi para istri tentara berusaha mendayung untuk mempercepat laju perahu dan menyesuaikan jalur aliran jeram yang ada.

Meski jarak tempuhnya tergolong pendek, namun kesempatan tersebut menjadikan Wabup dan rombongan merasa fresh setelah aktifitas penutupan TMMD Sengkuyung Tahap II.

“Seru, tadi di tengah sungai kita dibawa muter-muter. Ada sedikit takut, namun tetap menyenangkan, bisa untuk refresing. Ternyata dua desa berseberangan ini (Kaliori dan Pagerandong-red) memiliki potensi pariwisata yang luar biasa,” Wakil Bupati Dyah Hayuning Pratiwi, di Taman Kedung Jongor, salah satu destinasi di desa Wisata Kaliori, Rabu (2/8/2017).

Dengan sudah terbentuknya Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang mengelola pariwisata desa bersama para pemudanya, perlu adanya pengembangan-pengembangan baik dari sisi destinasi, pelayanan maupun akses infrastrukturnya. Sehingga kedepan, Kaliori dapat dijadikan “Jimbaran”nya Purbalingga.

“Akses jalan dari Pagerandong sudah dikerjakan TMMD. Nanti saya akan mengusulkan kepada Pak Bupati untuk mewujudkan pembangunan jembatan yang menghubungkan antara Desa Kaliori dengan Pagerandong,” katanya.

Sobih, pemandu wisata dan operator rafting Desa Wisata Kaliori menuturkan desa wisata Kaliori dirintis  sejak 2016. Pada 2017 ini sejumlah fasilitas wisata sudah dapat dinikmati wisatawan.

Dikatakan Sobih, ada dua lokasi yang dikembangkan yakni lokasi wisata Kedung Cucruk dengan daya tarik keindahan panorama lingkungan sungai yang dipagari bebukitan, beserta area selfi di Risban Jumbo dan Memedi Sawah. “Lokasi kedua di Kedung Jongor dengan fasilitas Taman Jongor, Jembatan Tugel, Perahu Gethek, dan Perahu Gentong,” jelasnya.

Sementara, untuk fasilitas rafting dan susur sungai dapat dimanfaatkan para wisatawan dengan dua paket wisata meliputi paket jarak jauh dengan start di wilayah Karangmoncol dan jarak pendek dari Kedung Cucruk keduanya finis di Kedung Jongor.

“Kita sudah memiliki dua perahu karet. Untuk rafting jarak jauh tarifnya Rp 195.000 per orang dan jarak pendek hanya Rp 95.000 lengkap dengan fasilitas snack, makan, PPPK dan Guide,” katanya sembari menambahkan dalam satu perahu maksimal dapat ditumpaki 6 orang. (Bnc/PI-4)

Tentang Penulis

Leave A Response