Lomba Debat Tumbuhkan Budaya Intelektual | SMKN 3 Purbalingga Juara

Ditulis 31 Jul 2017 - 23:19 oleh Banyumas1

BanyumasNews.com –Badan Penggerak Pemuda Daerah (BPPD) Purbalingga mengadakan lomba debat pelajar, yang akan menumbuhkan budaya berargumentasi secara intelektual. SMK Negeri 3 Purbalingga berhasil meraih juara pertama dan ketiga pada lomba debat intelektual ke-3 itu, sedangkan juara 2 diraih SMA Muhammadiyah 1 Purbalingga.

Ketua BPPD, Ega Firgiawan, mengatakan masing-masing juara mendapatkan Tropi, piagam penghargaan beserta uang pembinaan. Juara 1 mendapatkan Piala Bupati Purbalingga dan uang pembinaan sebesar 1,75 juta, juara 2 mendapatkan piala beserta uang sejumlah 1,5 juta dan juara 3 mendapatkan piala beserta uang senilai 1,25 juta.

“Kami juga memberikan piala dan uang pembinaan untuk juara harapan satu, dua dan tiga,” imbuhnya saat ditemui di Aula Hotel Kencana, Minggu (30/7/2017) sore.

Juara harapan 1 diraih team SMA Negeri 2 Purbalingga, Harapan 2 dimenangkan SMK Muhammadiyah Bobotsari dan Harapan 3 diraih team SMK Negeri 1 Bukateja.

SMKN 3 Purbalingga juara lomba debat intelektual 3

Final debat intelektual 3 bertajuk “Dari Desa untuk Purbalingga” berlangsung selama satu hari dengan antusias dan semangat para peserta yang luar biasa.

“Alhamdulillah proses debat berjalan dengan lancar dan peserta sangat antusias,” ungkapnya.

Para peserta menunjukan ide dan gagasan pada setiap jalannya debat sesuai dengan tema yang diberikan. Argumen yang disampaikan para peserta pun berdasarkan isu dan permasalahan yang ada di Purbalingga.

“Pendapat-pendapat mereka tentang isu yang ada di Purbalingga sangat mereka kuasai, hingga mereka bisa saling memberikan tanggapan,” ujar Egi.

Di sisi lain, Egi menjelaskan dilakukannya debat intelektual 3 bertujuan untuk melatih para pemuda dalam mengungkapkan pendapat dan melatih kepekaan terhadap berbagai permasalahan sesuai dengan tema yang diusung. Selain itu, debat intelektual sebagai wadah para pemuda untuk mengembangkan bakat juga menumbuhkan jiwa kepemudaan di kalangan pelajar.

“Tujuannya, untuk mewadahi siswa dalam pengembangan bakat yang dimiliki serta sebagai ajang pemersatu pemuda Purbalingga,” jelasnya.

Ia berharap diusungnya tema “Dari Desa untuk Purbalingga”, pemuda dapat berperan aktif mengeluarkan berbagai ide dan gagasannya demi kemajuan desa yang ada di Purbalingga.

“Berbagai potensi yang ada di Purbalingga saat ini tak luput dari masalah yang dimiliki desa, hal ini tentunya membutuhkan peran pemuda yang bekerja sama dengan masyarakat untuk kemajuan desa,” katanya.

“Adanya event ini diharapkan mampu memberikan wadah pembuka aspirasi dan inspirasi bagi pemuda untuk peka terhadap kondisi yang ada di lingkungannya dan mampu berkontribusi terhadap kemajuan Purbalingga,” pungkasnya. (BNC/PI-7)

Tentang Penulis

Leave A Response