Puluhan ribu hektar lahan kritis Kebumen belum tersentuh penghijauan

Ditulis 19 Mar 2010 - 18:47 oleh Banyumas1

KEBUMEN – Lahan kritis di Kabupaten Kebumen mencapai sekitar 10.356 hektare (ha). Hal ini diakui oleh Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dispertanhut) Kebumen, Jawa Tengah. Lahan seluas 10.356 ha tersebut dalam kondisi kritis dan sangat kritis karena belum tersentuh penghijauan. Sedangkan lahan yang agak kritis seluas 30.370 ha dan yang potensial kritis mencapai 20.497 ha.

“Berbagai upaya telah kami lakukan, tetapi untuk menjadikan lahan kritis menjadi lahan hijau membutuhkan waktu panjang dan penanganannya harus secara komprehensif,” kata Djoenedi Faturahman, Kepala Dispertanhut, Jumat (19/03).

Labih lanjut dikatakan, lokasi lahan ahan kritis tersebut umumnya berada di lahan pertanian milik penduduk, hutan produksi, dan kawasan lindung. Lahan kritis tersebut berpotensi memicu berbagai bencana, di antaranya banjir dan longsor serta sedimentasi yang masuk ke daerah aliran sungai.

Semakin menurunnya luasan hutan ditengarai memicu makin luasnya lahan kritis.  Memang, hutan yang menjadi wewenang Perhutani relatif tidak mengalami penurunan luasan, tetapi tidak berfungsi maksimal sebagai kawasan hutan. Karenanya, kata Djoenedi, ke depan Dispertanhut akan tetap berusaha menurunkan luasan lahan yang kritis dengan bekerja sama dengan berbagai pihak dalam menangani lahan kritis secara komprehensif. (BNC/ist/rin)

Tentang Penulis

Leave A Response