Empat Pendaki Dilaporkan Hilang Saat Melakukan Pendakian Gunung Slamet via Jalur Guci

Ditulis 17 Jul 2017 - 23:47 oleh Banyumas1

BanyumasNews.com, TEGAL – Empat pendaki gunung asal Kabupaten Tegal dilaporkan hilang saat melakukan pendakian ke Gunung Slamet. Hingga saat ini, keberadaan keempatnya sulit dideteksi, lantaran mereka diduga tidak melaporkan pendakiannya di pos terdekat. Mereka mulai mendaki pada Jum’at (14/07/2017).

Tim SAR mengalami kesulitan untuk mendeteksi keberadaan mereka. Saat ini, pencarian terhadap keempat pendaki masih terus dilakukan.

Humas Gallawi Rescue, Arif Rahman, mengatakan awalnya pihak keluarga menghubungi pos pengamanan Komunitas Pencinta Alam Kabupaten Tegal (Kompak), untuk menanyakan keberadaan anggota keluarganya. Pihak keluarga mengatakan keempatnya melakukan pendakian ke gunung tertinggi di Jawa Tengah itu sejak Jumat (14/7/2017) lalu dari Jalur Pendakian Guci.

“Informasi dari pihak keluarga mereka mendaki dari Jalur Guci. Kemudian kita kroscek ke Pos Kompak dan Guci Pecinta Alam (Gupala),” katanya, Senin (17/7/2017).

Namun setelah dilakukan kroscek, para pendaki itu yakni Akrom, warga Mindaka, Kecamatan Tarub, Fahrurozi (oji), warga Pesarean, Kecamatan Adiwerna, Rizal Nawasi dari Dawuhan, Talang (semua masuk Kabupaten Tegal), dan seorang lagi yang belum diketahui identitasnya tidak terdaftar melakukan pendakian dari pos tersebut. Karenanya, keberadaan mereka susah dideteksi lantaran di data manifes pendaki juga tidak ada.

“Saya juga saat di Basecamp Kompak memeriksa satu persatu nama pendaki, tidak ada nama-nama keempat pendaki itu. Baik lewat jalur Guci maupun yang lain,” tandasnya.

Nasib keempatnya kini belum diketahui. Hingga saat ini tim masih berupaya melakukan pencarian terhadap korban dengan melibatkan sejumlah pihak. (BNC/nan)

Foto : Triptrus.com

Tentang Penulis

Leave A Response