TNI Kejutkan Polri pada Upacara HUT Bhayangkara ke 71

Ditulis 10 Jul 2017 - 19:33 oleh Banyumas1

BanyumasNews.com, PURWOKERTO -Usai upacara Hari Bhayangkara Ke-71 di tingkat Polres Banyumas, dilanjutkan dengan penyerahan piala dan piagam penghargaan lomba siskamling tergiat tingkat Polres Banyumas. Namun ada kejutan dari TNI untuk Polri, pada Senin (10/72017) di Alun-alun Purwokerto pada pagi jelang siang itu.

Kejutan TNI kepada Polri berupa pemberian kue ulang tahun bertuliskan Dirgahayu Polri Ke-71 oleh Danrem 071/Wk Kolonel Inf Suhardi kepada Kapolres Banyumas AKBP Azis Andriansyah, S.H., S.I.K., M.Hum.

Setelah diserahkannya kue ulang tahun dari Danrem 071/Wk, dilanjutkan tiup lilin yang dilakukan oleh Kapolres Banyumas dan pemotongan kue ulang tahun.

Hal yang menarik dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, usai kue dipotong oleh Kapolres Banyumas, kemudian potongan kue pertama tersebut diserahkan kepada Danrem 071/Wk.

Melihat potongan kue yang terlalu banyak yang diberikan kepada Danrem, potongan kue tersebut lalu di potong-potong menjadi beberapa bagian oleh Danrem 071/Wk. Potongan-potongan kue tersebut kemudian dibagikan Danrem 071/Wk kepada salah seorang awak media, ormas, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Danrem 071/Wk Kolonel Inf Suhardi mengatakan bahwa dengan memberikan potongan-potongan kue ulang tahun hari Bhayangkara Ke-71 tingkat Polres Banyumas ini, sebagai bentuk kebersamaan, kekompakan penuh kekeluargaan serta sebagai wahana penyemangat bagi mereka elemen masyarakat di wilayah. “Penyemangat agar seluruh komponen bangsa dan elemen masyarakat di wilayah bersinergi, bersatu, guyub dan solid guna memperkuat dan mempererat rasa persatuan dan kesatuan yang ada di wilayah. Dengan hal demikian, persatuan dan kesatuan akan terus terjaga dan terbina dengan baik demi tetap tegak kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai bersama”, ujar Danrem.

Kapolres Banyumas AKBP Azis Andriansyah berikan potongan kue kepada Danrem 071/Wk KOL INF SUHARDI

Dikatakan Danrem 071/Wk bahwa apa yang dilakukan ini sebagai wujud pesan moral Panglima Besar Jenderal Soedirman yakni janganlah kamu berbuat seperti sapu yang meninggalkan ikatannya, sebatang lidi tidak berarti apa-apa, tapi bila lidi diikat menjadi satu akan dapat menyapu segala-galanya.

Walaupun hanya sepotong kue ulang tahun yang diberikan kepada peserta upacara yang hadir, siapapun itu, akan memberikan arti dan makna yang mendalam bagi mereka yang menerimanya. Pemberian itu sebagai ungkapan dan wujud bagi kita untuk bersinergi satu sama lain guna memperkokoh persatuan kita demi bangsa dan negara kita.

Ibarat kita lidi-lidi, apabila kita selalu bersinergi dengan seluruh komponen bangsa dan elemen masyarakat diwilayah khususnya, akan menjadi satu kekuatan besar dalam menghadapi setiap ancaman bangsa. Karenanya, sinergitas antara komponen bangsa dan seluruh elemen masyarakat diwilayah harus terus terbina dan dipupuk, tambahnya. (BNC/*/DW)

Tentang Penulis

Leave A Response