Tasdi: Purbalingga Harus Bisa Capai PAD 1 Trilyun Lima Tahun ke Depan | Target Kenaikan PAD Rp 99 Milyar di 2017

Ditulis 06 Jul 2017 - 03:21 oleh Banyumas1

BanyumasNews.com. PURBALINGGA – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Purbalingga pada tahun pertama pemerintahan Bupati Tasdi dan Wakil Bupati Dyah Hayuning Pratiwi, berhasil ditingkatkan sebasar Rp 33 Miliar pada 2016 lalu. Tahun 2015 PAD sebesar Rp 218 miliar, pada 2016 menjadi Rp 253 miliar.

Pada 2017 ini, Bupati memberikan target ambisius, yakni penambahan kenaikan perolehan PAD tiga kali lipat sebesar Rp 99 miliar.

Dikatakan Bupati Tasdi, dari tambahan perolehan PAD sebesar Rp 33 miliar itu, digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan pegawai melalui peningkatan tambahan penghasilan (tamsil) mencapai Rp 24,8 miliar. Sisanya, Rp 9,2 miliar dimanfaatkan untuk menambah kemampuan Pemkab dalam membangun berbagai infrastruktur jalan.

“Tahun ini saya tidak mau hanya bertambah Rp 33 miliar. Tapi kita upayakan naik tiga kali lipat menjadi Rp 99 miliar. Saya tidak hanya menetapkan target saja, tetapi saya tunjukan caranya bagaimana mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan di Kabupaten Purbalingga ini,” kata Bupati Tasdi saat melakukan pemantauan kahadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah dilakukan sejak Senin hingga Selasa (3-4 Juli 2017).

Bupati menuturkan, upaya meningkatkan PAD akan terus digenjot sampai pada lima tahun ke depan. “Kabupaten Purbalingga harus bisa menghimpun PAD mencapai Rp 1 triliun”, tegasnya.

Menurut Bupati, masih banyak sumber pendapatan yang dapat dioptimalkan seperti pengelolaan parkir dan pajak BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) serta sejumlah sumber pendapatan lainnya.

“Menurut survey, pengelolaan parkir di kabupaten Purbalingga berpeluang menghimpun pendapatan hingga Rp 4 miliar. Baru dapat dicapai Rp 800 juta saja. Ini masih jauh dari yang kita harapkan,” katanya.

Bupati Purbalingga pantai kehadiran ASN usai libur bersama lebaran

Bupati mengingatkan ASN agar terus meningkatkan kinerjanya, agar target-target kinerja OPD dapat tercapai. Bupati menandaskan, kesejahteraan bisa dicapai, manakala para ASN menerapkan moto Kerja Cerdas, Kerja Keras, Kerja Iklas dengan sungguh-sungguh. “Kesejahteraan pegawai akan terus kita tingkatkan. Tapi ya itu, kalau ingin kesejahteraanya meningkat, kerjanya juga harus sungguh-sungguh,” katanya. (BNC/*)

 

Tentang Penulis

Leave A Response