Pengemudi Bus AKAP Jalani Test Urine | Minimalisir Potensi Kecelakaan

Ditulis 22 Jun 2017 - 16:45 oleh Banyumas1

BanyumasNews.com, PURWOKERTO – Para pengemudi bus menjalani test urine yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) bersama Polres dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyumas, Rabu (21/06/2017) di Terminal Bus Bulupitu Purwokerto. Pengemudi bus yang baru tiba di terminal diminta melakukan tes urine, dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan dan alkohol oleh tim kesehatan. Tes kesehatan meliputi tekanan darah dan gula darah.

Kepala BNNK AKBP Azis Nurwanto Sulistiyo mengatakan, tes urine terhadap awak angkutan umum bertujuan untuk meminimalisasi potensi kecelakaan yang diakibatkan karena kesalahan manusia. Dia mengatakan tes urine terhadap awak angkutan umum perlu dilakukan untuk memastikan keselamatan penumpang. Selama arus mudik dan balik nanti jumlah pengguna angkutan umum dipastikan akan melonjak dibanding hari-hari biasa.

“Seperti diketahui kemarin sudah dilakukan tes kalaikan angkutan umum. Apa artinya kalau angkutan sudah dinyatakan laik jalan, tapi ternyata awak angkutannya tidak memenuhi standar kesehatan, maka dari itu kami akan melakukan tes urine” ujarnya.

Test Urine pengemudi bus AKAP di terminal Bulupitu

Sementara itu Kasat Narkoba Polres Banyumas, AKP Sambas Budi Waluyo, mengatakan pemeriksaan urine dilakukan dua hari berturut-turut, Rabu-Kamis (21-22/6). Pemeriksaan difokuskan terhadap pengemudi bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

“Kegiatan ini untuk mengantisipasi penggunaan narkoba atau zat-zat berbahaya lainnya oleh para kru bus, terutama pengemudi. Penggunaan narkoba sangat membahayakan apabila mengemudikan bus, apalagi ini sedang musim mudik,” kata dia di sela-sela kegiatan.

Dia menyatakan pengemudi bus yang kedapatan positif menggunakan narkoba atau zat terlarang lainnya akan ditindak tegas. Polisi bersama BNNK akan melakukan pengembangan untuk mengetahui sumber barang yang dikonsumsinya.

“Apabila positif menggunakan narkoba, pengemudi bus tersebut tidak diperbolehkan untuk melanjutkan perjalanan. Pengemudi bus akan kami amankan, karena sangat berisiko apabila mengemudikan bus yang membawa banyak penumpang,” ujarnya. (BNC/pars)

Tentang Penulis

Leave A Response