Hiburan Ramadhan ‘Ngadhang Sore’ Siap Meriahkan Purbalingga

Ditulis 21 Jun 2017 - 04:37 oleh Banyumas1

BanyumasNews.com, PURBALINGGA – Hiburan sore hari jelang buka puasa dengan tajuk ‘Ngadhang Sore’ akan memeriahkan Purbalingga. ‘Ngadhang Sore’ akan hadir dengan hiburan asyik, menarik dan tentunya tidak sampai meninggalkan kita untuk beribadah di saat Ramadhan.

Ngadhang Sore adalah sebutan orang Purbalingga dan sekitarnya saat menanti berbuka puasa atau ngabuburit dalam.istilah Sunda yang sudah populer. Event “Ngadhang Sore” sendiri sudah dilakukan selama empat tahun berturut-turut dengan memberikan hiburan gratis khususnya bagi warga Purbalingga.

“Ngadhang sore itu event tahunan yang kita gelar saat Ramadhan dan sudah empat tahun berturut-turut dilaksanakan,” kata Canggih Finalti atau yang biasa dikenal dengan Ichang (27), Ketua Penyelenggara Ngadhang Sore kepada Tim Humas di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Purbalingga, Selasa (20/6/2017).

Ichang menambahkan Ngadhang Sore merupakan salah satu program dari Dewan Kesenian Purbalingga yakni Komite Musik. Program ini diselenggarakan dengan tujuan menjadi naungan bagi musisi yang ada di Purbalingga.

“Kami membuat acara ini untuk merangkul teman-teman musisi yang membutuhkan wadah,” ujarnya.

Ngadhang sore akan berlangsung di Alun-Alun Purbalingga pada Jumat (23/6/2017) dengan dua kali pertunjukan. Pertunjukan yang pertama akan dilaksanakan setelah sholat Ashar hingga menjelang berbuka puasa, dengan menampilkan band-band lokal. Lalu pertunjukan terakhir akan digelar setelah shalat taraweh, yakni dari Harmoni Kerontjong Moeda.

“Ngadhang Sore dilaksanakan dua sesi, sesi pertama diisi teman-teman dari komunitas band, kemudian sesi yang kedua itu dari teman-teman Harmoni Kerontjong Moeda,” jelasnya.

Di sisi lain, Ichang mengimbuhkan, Ngadhang Sore juga dimaksudkan untuk menyambut dan menghibur para pemudik yang baru datang dari perantauan. Ichang juga memilih Alun-Alun Purbalingga sebagai tempat pertunjukan karena Alun-Alun Purbalingga mempunyai atmosfer yang kuat dan menarik dikunjungi masyarakat.

“Kami memilih Alun-Alun Purbalingga, karena alun-alun punya atmosfer yang baik apalagi dengan keramaian. Jadi kita tidak perlu merekrut orang untuk mencari penonton,” ungkapnya.

Selain hiburan musik, Ngadhang Sore juga bekerjasama dengan Karang Taruna Kabupaten Purbalingga dan UMKM Purbalingga. Karang Taruna Kabupaten Purbalingga juga akan menyelenggarakan acara yakni melukis tampah. Ada lagi yang menarik di acara Ngadhang Sore yakni stand “Nyruput Kopi”.

“Ada stand khusus dari kami yakni stand Kopi Khas Purbalingga, Kopi Robustanya,” tambah Ichang.

Ichang berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga dapat terus mendukung hiburan musik yang dipentaskan di Purbalingga. Selain itu juga, “Ngadhang Sore” juga bisa menjadi icon hiburan yang ada di Purbalingga. (Lil)

Tentang Penulis

Leave A Response