Tips Mudik di Sekitar Brexit dan Weleri

Ditulis 16 Jun 2017 - 17:37 oleh Banyumas1

BanyumasNews.com, BREBES -Masa arus mudik lebaran 2017 makin dekat. Informasi penting jalur lalu lintas yang bisa dilewati sangat penting untuk menghindari kemacetan parah.

Berikut adalah informasi yang diperoleh dari Waskita Toll Road, BUMN yang menjadi kontraktor pembangunan ruas tol Brebes-Batang-Semarang.

Beberapa akses pintu keluar tol lintas Jawa di bawah ijin bisa #mudikers (kaum pemudik) gunakan untuk menuju ke daerah tujuan masing-masing.

1. Bagi mudikers yang hendak menuju ke daerah Brebes, Kota Tegal, Kabupaten Tegal bisa keluar melalui PINTU EXIT TOL BREXIT (Brebes Timur).

2. Bagi mudikers yang hendak menuju ke daerah Pemalang, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo bisa keluar melalui PINTU EXIT TOL GANDULAN (Pemalang). Bagi mudikers tujuan Purbalingga, Banjarnegara dan Wonosobo alternatif Pemalang-Randudongkal-Belik-Bobotsari bisa terhindar dari kemacetan di jalur Tegal-Bumiayu-Ajibarang-Purwokerto.

3. Bagi mudikers yang hendak menuju ke daerah Pekalongan, bisa keluar melalui PINTU EXIT TOL KANDEMAN.

4. Bagi mudikers yang hendak menuju ke daerah Semarang, bisa keluar melalui PINTU EXIT TOL GRINGSING.

Tol Batang – Semarang

Kepada para pemudik dihimbau melalui Jalan Tol Fungsional JTF Pantura Waskita Toll Road. Setelah melewati interchange Brebes Timur atau BREXIT Anda akan membayar di gerbang exit jalan tol dan selanjutnya Anda akan memasuki Jalan tol Fungsional  (JTF) tak berbayar alias GRATIS.

Fasilitas JTF masih  minim, dapat Anda tempuh hingga sepanjang 105 km sampai Gringsing, sekitar 40 km sebelum Semarang.

Pastikan dulu hal-hal dibawah ini sebelum memasuki JTF:

1. BBM cukup

2. Bekal makan & minum cukup

3. Obat pribadi lengkap

4. Kondisi mobil prima

5. Fokus pada rambu-rambu petunjuk pintu keluar darurat yang mengarah tujuan mudik

6. Pasang aplikasi google/waze untuk mengetahui posisi (membawa power bank yang fully charged)

7. Pada kondisi malam hari, ekstra hati-hati pada sikon jalan karena pagar pengaman belum dipasang.

Di ruas JTF sepanjang 105 km, hanya ada 8 tempat istirahat yang kapasitasnya kecil dan diperkirakan akan terjadi over capacity.

Jalur ini akan difungsikan mulai 19 Juni 2017 hanya siang hari dan difungsikan 24 jam mulai 22 Juni 2017. “Namun pada kondisi darurat, petugas akan menutup JTF pada malam hari”, kata Humas Waskita Karya.

Selamat mudik dan tetap sabar dengan kemacetan. (BNC/ist)

Tentang Penulis

Leave A Response