Jokowi: Materi Pengajaran Kebangsaan Ponpes Darussalam Sangat Bagus | Kunjungan Kerja Jokowi di Banyumas

Ditulis 16 Jun 2017 - 09:13 oleh Banyumas1

BanyumasNews.com, PURWOKERTO – Presiden Joko Widodo mengatakan materi pengajaran kebangsaan di Pondok Pesantren Darussalam Dukuhwaluh, Kecamatan Kembaran, Banyumas sangat bagus. Hal itu dikatakan Presiden Joko Widodo saat mengunjungi Pondok Pesantren Darussalam, Kamis (15/6) malam, usai mendengar paparan pengasuh pondok KH Chariri Shofa, yang juga Ketua MUI Banyumas dan Syuriah PCNU Kabupaten Banyumas.

Di pondok pesantren ini Presiden bersilaturahmi dengan pimpinan, pengurus, para santri, juga warga sekitar Pondok Pesantren.

Presiden dan rombongan tiba pukul 20:50 WIB disambut Pimpinan KH. Chariri Shofa dan disambut meriah dengan salawat badar oleh para santri, pengasuh pondok pesantren, dan masyarakat.  Presiden dan KH Chariri kemudian melakukan pertemuan terlebih dahulu.

Kuiz Presiden JOKOWI kepada Santri ponpes Darussalam Dukuhwaluh

Pada kesempatan tersebut Presiden Joko Widodo menyampaikan pesan persaudaraan dan meningkatkan persaudaraan kita.

“Indonesia merupakan negara yang besar dengan 17.000 pulau dan tidak ada negara di manapun yang memiliki pulau sebanyak Indonesia. Kita juga memiliki 516 kabupaten dan kota, memiliki 34 provinsi dari Sabang sampai Merauke, dari Pulau Miangas sampai Pulau Rote. Kita juga memiliki 714 suku, dengan bahasa daerahnya juga berbeda-beda ada 1100 lebih bahasa daerah kita,” kata Presiden.

Presiden mengingatkan, dalam kehidupan muamalah betul-betul harus disadari bahwa kita ini memang berbeda-beda. Perbedaan dan keberagaman Indonesia adalah hukum Allah, takdir Allah, yang diberikan kepada negara kita Indonesia yang harus kita syukuri bersama-sama.

“Oleh sebab itu jangan melupakan persaudaraan kita, baik sebagai sesama muslim dalam ukhuwah Islamiyah kita, maupun persaudaraan kita sebagai saudara sebangsa dan setanah air, dalam ukhuwah wathoniah kita. Jangan sampai sekarang ini ada yang saling salah menyalahkan antar umat. Ndak boleh. Tetapi itu bukan di sini, kalau di sini semuanya sopan-sopan, santun-santun, kelihatan optimis, ceria,”  kata Presiden.

Setelah mendengar sambutan pembuka KH Chariri Shofa tentang pembangunan Pondok, Presiden berjanji akan membantu membangun 1 unit Pondok Darusaalam setinggi 3 lantai, seperti yang sedang dibangun sekarang. Presiden berharap dengan pembangunan ini akan membuat pondok pesantren Darussalam semakin besar dan memberikan manfaat kepada masyarakat, terutama di Purwokerto.

Terkait materi yang diajarkan di pondok, Presiden juga memberikan apresiasi.

“Tadi saya melihat materi pengajaran di pondok, yang diberikan oleh Pak Kyai tentang training pemahaman kebangsaan, yang dilakukan oleh Pondok Pesantren Darussalam ini. Ini materinya saja sangat-sangat bagus. Meliputi pemahaman Islam yang komprehensif, memahami Islam yang rahmatan lil ‘alamin dan materi mengenai kehidupan berbangsa, bernegara, bermasyarakat dalam perspektif Islam,” lanjut Presiden.

Dalam kesempatan ini Presiden juga memberikan kuis berhadiah sepeda kepada para santri dan menyaksikan pembagian sembako bagi warga sekitar Pondok Pesantren.

Mendampingi  Presiden dalam kesempatan ini Mensesneg Pratikno, Mendikbud Muhadjir Effendy, Mensos Khofifah Indar Parawansa, dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Rangkaian Kunja Presiden hari ini Jum’at (16/5/2017) pagi membagikan Kartu Indonesia Pintar di SMA N 2 Purwokerto, membagikan sertifikat tanah di Alun-laun Purwokerto dan menyerahkan makanan tambahan untuk Keluarga Harapan di Alun-alun Banyumas. (BNC/Ist/Pars)

Tentang Penulis

Leave A Response