PMI Purbalingga Dipimpin Bupati Tasdi

Ditulis 13 Jun 2017 - 09:51 oleh Banyumas1

BanyumasNews.com, PURBALINGGA – Kepemimpinan Palang Merah Indonesia (PMI) Purbalingga periode 2017-2022 dipegang oleh Bupati Purbalingga Tasdi, SH, MM. Pelantikan Tasdi beserta dewan kehormatan dan pengurus dilakukan oleh Ketua PMI Jawa Tengah, Imam Triyanto, pada Sabtu (10/06/2017) lalu di Pendopo Dipokusumo, Purbalingga.

Imam Triyanto menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Bupati Purbalingga sebagai Kepala Daerah yang bersedia menjadi Ketua PMI Kabupaten Purbalingga. Menurutnya, selain Kabupaten Purbalingga ada dua Kabupaten di Jawa Tengah yang Bupati/Walikotanya menjabat sebagai Ketua PMI Kabupaten/Kota. Di seluruh Indonesia sangat jarang Bupati/Walikota yang mau langsung memegang kendali PMI sebagai ketua.

“Sebagai salah satu kebanggaan di Jawa Tengah ada tiga Kabupaten/Kota yang Kepala Daerahnya menjabat sebagai Ketua PMI Kabupaten/Kota yakni Purbalingga, Pati dan Rembang,” jelas Imam Triyanto.

Pengutu dan Dewan Kehormatan PMI Purbalingga

Selain itu, Imam menambahkan, ada tiga Wakil Bupati yang menjabat sebagai Ketua PMI Kabupaten yakni Purworejo, Pekalongan dan Rembang. Hal tersebut menunjukkan tingginya kepedulian Kepala Daerah dalam meluangkan waktu, tenaga dan pikirannya demi tugas-tugas di bidang kemanusiaan yang tentunya akan menjadi sesuatu yang berharga bagi masyarakat di sekitar.

Imam berharap ke depan PMI di Kabupaten Purbalingga bisa menjadi lebih baik dan dapat menjaga amanah serta menjaga kepedulian khususnya di bidang kemanusiaan. Dengan adanya pengurus baru, Imam berharap jiwa dan panggilan terhadap PMI tetap berjalan tanpa adanya kesombongan, tanpa dilatarbelakangi apapun karena yang harus ditolong kedudukannya sama.

Ketua PMI Kabupaten Purbalingga, Tasdi mengatakan agar kepengurusan terlantik dapat bersinergi, berkolaborasi dan bersimbiosis mutualisme dengan semua pihak untuk mewujudkan visi dan misi PMI Kabupaten Purbalingga. Tasdi mengaku alasannya bergabung dengan PMI karena kecintaannya pada kegiatan kemanusiaan dimana hal itu menjadi aspek penting.

“Saya tidak berprofesi sebagai dokter tapi saya cinta kegiatan kemanusiaan karena PMI adalah aspek yang penting. Itulah alasan kenapa saya terpanggil dan mau bergabung dengan PMI,” pungkasnya. (BNC/Lil)

 

 

Tentang Penulis

Leave A Response