Istigozah Jelang UN di Banyumas, Diwarnai Tangis dan Pingsan

Ditulis 14 Mar 2010 - 22:56 oleh Banyumas1


BANYUMAS-Menjelang ujian nasional 22 Maret 2010 mendatang , ribuan siswa SD hingga SMU yang datang dari berbagai daerah di Banyumas Jawa Tengah, Minggu (14/03) malam menggelar istigozah atau doa bersama. Kegiatan dipusatkan disebuah masjid yang dianggap keramat. dalam istigozah ini diwarnai tangis dan siswa yang pingsan .

Suasana di Masjid Baitul Mu’min Desa Sokaraja Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas berbeda dari baiasnya . Ribuan siswa mulai dari tingkat SD hingga SMU serta guru dan orang tua siswa berbaur melakukan doa bersama. Mereka berharap agar saat mengerjakan ujian diberi kemudahan sehingga mendapatkan nilai yang baik.

Istigozah yang dipimpin ulama setempat ini berlangsung hikmat. Tangisan tak terbendung dari sejumlah siswa saat doa sedang dikumandangkan. mereka mengaku haru dan takut sehingga sangat berharap bisa mengerjakan soal soal ujian.

”Terus terang saya takut menghadapi ujian. Moga moga dengan doabersama ini saya jadi ndak takut,” ujar Afi (13) siswa SMP Banyumas.

Tidak hanya tangisan, menjelang berakhirnya doa,sejumlah siswa pingsan sehingga membuat suasana gaduh. Seorang siswa yang semula khusuk berdoa, tiba tiba terjatuh dan tak sadarkan diri.

Menurut Badrun,panitia, kegiatan ini tak hanya diikuti pelajar di Banyumas, tetapi juga kabupaten lain seperti Cilacap dan Purbalingga. Doa bersama dilakukan karena hampir setiap menjelang ujian nasional, siswa selalu dihantui perasaan takut. “ Dengan doa dan keyakinan melalui istigozah bersama, siswa akan lebih percaya diri dalam menyelesaikan soal soal ujian, “ ujar Badrun (BNC/tia).

Tentang Penulis

Leave A Response