Guru dan Karyawan Bakti Banyumas Terima Tunjangan Kesejahteraan

Ditulis 19 Mei 2017 - 20:12 oleh Banyumas1

BanyumasNews.com, PURWOKERTO – Perhatian kepada guru dan tenaga kependidikan wiyata bakti (WB) ditunjukkan Pemkab Banyumas. Sebanyak 3.295 guru dan tenaga kependidkan wiyata bakti (WB) yang berkerja di Sekolah Dasar dan SMP Negeri di lingkungan Dinas Pendidikan menerima tunjangan kesejahteraan, yang diberikan secara simbolis oleh Bupati Banyumas Ir Achmad Husein kepada perwakilan guru dan tenaga kependidikan wiyata bakti, pada apel pagi, Jum’at (19/5/2017) di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas.

Kepala Dinas Pendidikan Drs. Purwadi Santoso, M.Si mengatakan, guru dan tenaga kependidikan WB yang menerima tunjangan sebanyak 3.295 orang. Terdiri dari guru SD 2.802 orang guru SMP 145 orang, tenaga kependidikan SD 801 orang dan tenaga kependidikan SMP sebanyak 267 orang.

“Anggaran untuk triwulan I masing-masing guru menerima Rp 1,2 juta dan tenaga kependidikan Rp 630 ribu sehingga total angaran Rp 3.345.240.000,-,” kata Purwadi.

Bupati Banyumas usai penyerahan simbolis mengatakan tunjangan kesejahteraan ini diberikan sebagai bentuk penghargaan pemerintah, dimana para guru telah menunjukkan kerja keras dalam mengabdikan diri mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan dan melatih anak-anak untuk bekal meraih pendidikan yang lebih tinggi.

“Walaupun tunjangan ini belum bisa untuk memenuhi kebutuhan, minimal untuk membantu kesejahteraan guru yang sudah menunjukan dedikasi pengabdian dan kinerjanya,” kata Bupati.

Bupati menyadari bahwa pendidikan bukan hanya pilar penting dalam upaya mencerdaskan bangsa, tetapi juga merupakan syarat mutlak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Untuk itulah pemerintah harus memberi perhatian kepada para guru sebagai pendidik. “Saya sering memanggil Kepala Badan Keuangan Daerah untuk merumuskan berapa besar dan dari mana tunjangan itu. Saya tidak berjanji tetapi akab berusaha agar tunjangan tahun depan ada peningkatan. Saya minta doa kepada Bapak Ibu agar saya bisa menaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar kenaikan tunjangan tahun depan dapat terealisasi” kata Bupati.

Bupati juga akan mencari terobosan agar tidak hanya guru dan tenaga kependidkan yang berada di sekolah negeri, tetapi juga akan berusaha memberikan tunjangan untuk yang di sekolah swasta. “Termasuk guru TK dan PAUD, perlu mendapatkan perhatian,” lanjut Bupati. (BNC/Pars)

Tentang Penulis

Leave A Response