Muhammadiyah tidak larang warga tanam tembakau

Ditulis 11 Mar 2010 - 23:55 oleh Banyumas1

dilarang merokokTEMANGGUNG – Pasca dikeluarkannya fatwa haram merokok oleh Majlis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, bagaimana tanggapan pengurus dan anggota Muhammadiyah di Temanggung yang berprofesi sebagai petani tembakau?

Menyikapi fatwa tersebut, diberitakan Pihak Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, tidak akan melarang warganya untuk menanam tembakau menyusul dikeluarkan fatwa haram merokok tersebut.

Ketua PDM setempat menyatakan tidak boleh membatasi orang mencari penghidupan, dan mempersilahkan warga tetap menanam tembakau. Ketua PDM Temanggung, As`ari Muhadi, menyampaikan hal tersebut di Temanggung, Kamis (11/03).

“Secara organisatoris kami menerima keputusan yang dikeluarkan PP Muhammadiyah itu, tetapi secara personal itu hak pribadi untuk menerima atau menolak fatwa tersebut, karena fatwa itu sifatnya tidak mengikat, lain dengan instruksi,” katanya.

Ia menjelaskan, hukum bisa berubah, yang semula “makruh” kemudian sesuai perkembangan zaman menjadi haram karena banyak mudarat daripada manfaatnya. Setelah keluar fatwa, biasanya PP Muhammadiyah akan mengeluarkan “tanfif” (diberlakukan). Sikap PDM akan dipertimbangkan secara serius setelah ada `tanfif` tersebut, bagaimana nanti perintahnya, apakah fatwa itu untuk disosialisasikan atau hanya sekadar diketahui saja. (BNC/ist/ant)

Tentang Penulis

Leave A Response