Akibat banjir, 488 ha sawah di Cilacap berpotensi puso

Ditulis 11 Mar 2010 - 19:25 oleh Banyumas1
|
Berita Kategori
Tak Berkategori
75
Dalam Tag

CILACAP – Kerugian akibat terendamnya sawah karena banjir di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, diperkirakan mencapai 2.900 ton gabah yang berpotensi hilang. Banjir di Kabupaten paling barat di selatan Jateng ini merendam 888 hektar sawah.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispernak) Cilacap Gunawan, Kamis (11/03) mengatakan akbiat terendamnya sawah tersebut,  488 ha tanaman padi berpotensi puso. Lokasi yang parah berada di empat desa, yaitu Padangsari, Mulyasari, Mulyadadi, dan Pahonjean, di Kecamatan Majenang. Padi yang puso baru berumur 20-30 hari.

Ia masih mempertimbangkan adanya bantuan kepada para petani yang menjadi korban banjir dan meluapnya sungai. “Kalau memang mereka termasuk penerima cadangan benih, maka akan dibantu untuk mengganti tanaman padi yang telah puso tersebut,” ujarnya.

Banjir tidak hanya merendam sawah, namun juga rumah-rumah penduduk. Namun dilaporkan air mulai surut. (BNC/ist)

Tentang Penulis

1 Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. pahonjean 29/03/2010 pukul 18:55 -

    kapan si ponjean r banjir? kbgian uwuh terus? nduwur perang. ngisor bom2an

Leave A Response