PPM dan FKPPI Diminta Berperan Hadapi Proxy War dan Bahaya Laten Komunis

Ditulis 16 Mei 2017 - 20:38 oleh Banyumas1

BanyumasNews.com, PURWOKERTO – Korem 071 Wijayakusuma mengadakan pembinaan kepada keluarga besar TNI khususnya Pemuda Panca Marga (PPM) dan Forum Komunikasi Putra-putri Purnawan Indonesia (FKPPI) untuk meningkatkan solidaritas dan soliditas Keluarga Besar TNI, pada Selasa (16/05/2017) di Gedung Pertemuan A Yani Makorem 071/Wk, Sokaraja, Banyumas.

Danrem 071/Wk Kolonel Inf Suhardi dalam amanatnya yang disampaikan Kasiterrem 071/Wk Letkol Inf Agus Musriyanto pada Pembinaan Keluarga Besar TNI Korem 071/Wk Tahun 2017, mengatakan perlunya meningkatkan profesionalisme dan pemahaman tugas serta peran kader PPM dan FKPPI terhadap masalah proxy war dan bahaya laten komunis.

Pembinaan Keluarga Besar TNI Korem 071/Wk diikuti kader PPM dan FKPPI sejajaran Korem 071/Wk dengan mengambil tema “Melalui pembinaan Keluarga Besar TNI, kita tingkatkan solidaritas dan soliditas organisasi PPM dan FKPPI guna mendukung tugas pokok TNI AD khususnya Korem 071/Wk”.

Peserta pembinaan PPM dan FKPPI di Korem 071/Wk

Dikatakan Danrem 071/Wk, tema tersebut mengandung maksud sebagai upaya lebih memperkuat hubungan emosional antara Keluarga Besar TNI (PPM dan FKPPI) dengan prajurit jajaran Korem 071/Wk yang masih aktif serta membangun solidaritas dan soliditas dalam menyikapi berbagai permasalahan dan dinamisasi dalam berbangsa dan bernegara, menyikapi berbagai potensi ancaman secara global dan regional yang akan mengancam keutuhan NKRI.

“Hal ini perlu disampaikan karena pada saat ini, kita dihadapkan pada realitas era globalisasi yang sarat dengan tantangan, ancaman dan peluang sebagai akibat dari adanya kebebasan berpendapat dan berdemokrasi dari kemajuan tehnologi dan informasi”, terangnya.

Pembinaan Keluarga Besar TNI Korem 071/Wk disampaikan beberapa materi, diantaranya meteri peran dan tugas TNI serta materi kebijakan Kasad bidang Teritorial Tahun 2017 tentang pemberdayaan wilayah oleh Kasiterrem 071/Wk Letkol Inf Agus Musriyanto, materi bahaya laten komunis oleh Kasiintelrem 071/Wk Letkol Inf Hary Purnomo dan materi proxy war oleh Pasi Binkomsos Siterrem 071/Wk Mayor Inf Fessel. (BNC/DW)

 

Tentang Penulis

Leave A Response