SD Muhammadiyah 1 Purbalingga Lakukan Learning by Doing di Rumah Kurcaci

Ditulis 14 Mei 2017 - 10:54 oleh Banyumas1

BanyumasNews.com, PURBALINGGA – Sekolah Dasar (SD) Muhamadiyah 1 Purbalingga melakukan pembelajaran learning by doing di taman wisata Rumah Kurcaci, Desa Serang, Kecamatan Karangreja, pada Sabtu (13/05/2017).

Pembelajaran diikuti sebanyak 42 siswa klas 3 yang terbagi menjadi dua kelompok bermain. Sedangkan total murid berjumlah 173, dimana SD Muhammadiyah 1 tersebut baru berumur 4 tahun.

Menurut salah satu guru klas 3, Azarani Qurota Ayuni, pembelajaran learning by doing atau pembelajaran langsung bertujuan agar anak didik bisa langsung mempraktekkan pelajaran yang diterimanya. “Seperti pembelajaran menanam daun bawang, anak bisa langsung mempraktekkan cara menanam langsung di ladang”, katanya.

Walaupun belum menggunakan kurikulum 2013, namun cara pembelajarannya sudah mendekati kurikulum tersebut. “Insya Allah tahun 2018 SD Muhamadiyah 1 Purbalingga akan menggunakan kurukulum 2013,” kata Azarani yang sekolahnya berlokasi di Jalan Pemuda Nomor 100, RT 03 RW 08, Bobotsari.

Siswa SD Muhammadiyah 1 Purbalingga ikuti outbond di Rumah Kurcaci

Pembelajaran di luar ruangan yang dikemas seperti out bond memberi pembelajaran kepada siswa tentang kerjasama tim, dan menguji nyali anak-anak seperti menaiki flaying fox dan melewati tangga tali.

Salah satu siswa klas 3 Farhan mengatakan senang dengan pembelajaran luar ruangan tersebut, salah satunya permainan kesatrian yang diajarkan instruktur taman wisata Rumah Kurcaci. Saat melewati jembatan tali, Farhan juga merasa dag-dig-dug, namun karena semangat dari instruktur dan teman-temanya jembatan talipun bisa dilewati dengan baik.

Nafilis, seorang pemandu taman wisata Rumah Kurcaci mengatakan, peralatan yang digunakan dalam permainan flaying fox dan jembatan tali sudah sesuai standar nasional. Kekuatan dan kekencangan tali slim setiap hari dicek, sehingga jika digunakan tidak menimbulkan kejadian yang tidak diinginkan seperti kemacetan roda flaying fox, atau putus tali slim.

“Untuk menjaga itu semua kami juga menggunakan tali pengaman dan helm pengaman,” pungkasnya. (BNC/*/Sap’$)

 

Tentang Penulis

Leave A Response