Derby Panginyongan Berakhir Seri 1 – 1

Ditulis 14 Mei 2017 - 03:24 oleh Banyumas1

 

BanyumasNews.com, PURWOKERTO – Laga lanjutan Liga 2 Group 3 yang merupakan match ke-4, antara Persibas Banyumas melawan PSCS Cilacap berakhir seri 1-1. Laga yang disebut derby panginyongan atau derby ngapak itu berlangsung Sabtu (13/05/2017) sore, di Stadion Satria Purwokerto.

Pertandingan sarat emosi di dalam dan luar lapangan itu berjalan seru, dengan bumbu antusiasme penonton, dan hal-hal kontroversial terkait kepemimpinan wasit.

Dengan hasil itu PSCS masih bercokol di klasemen sementara dengan 8 poin dari 4 pertandingan, 2 kali menang dan 2 kali seri. Dengan hasil itu pula PSCS menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di group 3 Liga 2.

Sedangkan Persibas ada di urutan 6 klasemen di antara 8 anggota group, hasil 1 kali menang, 2 kali kalah, dan 1 kali seri. 

Pertandingan yang ditonton ribuan penonton baik dari Laskar Bombastik pendukung Persibas maupun dari Lanus (Laskar Nusakambangan) pendukung PSCS pada babak pertama masih belum ada gol tercipta. Penyelesaiannya akhir dari kedua tim masih lemah.

Di babak kedua, PSCS unggul lebih dulu di menit ke 55, setelah bola lepas dari tangkapan kiper Persibas dengan mudah dilesakkan ke gawang Persibas. Berawal dari sepak pojok yang diumpan ke belakang, lalu back pass itu langsung ditendang ke arah gawang dengan sebuah tendangan lambung, kiper Persibas mengantisipasi dengan mencoba menangkap si kulit bundar, namun terlepas, dan bola liar itu dikonversi menjadi gol oleh pemain PSCS yang berdiri di dekat bola.

Jpeg

Sepertinya PSCS meyakini akan memenangkan pertandingan dengan skor 1-0, karenanya lebih memilih bertahan dengan sekali-sekali melakukan counter attack. Persibas berulangkali mendapat peluang di depan gawang PSCS, namun penyelamatan gemilang selalu dilakukan oleh kiper PSCS Ega Rizki yang dikenal jago dalam bola atas. 

Namun pada injury time, pemain Persibas dilanggar oleh pemain belakang PSCS di sisi kanan pertahanan dan Persibas pun mendapat free kick. Nah disinilah kemudian terjadinya gol balasan tuan rumah Persibas, dimana terjadi kemelut di depan gawang Ega Riski, dan bola dinyatakan melewati garis gawang walau ada pemain PSCS yang menahan bola itu. Peluit gol berbunyi, dan pemain Persibas pun bersorak. Terlebih para pendukungnya.

Pemain PSCS memprotes gol itu, dengan tidak mau melakukan kick off setelah terjadinya gol sehingga pertandingan yang sudah memasuki injury time itu berhenti beberapa saat. Namun akhirnya tendangan tetap dilakukan dan segera wasit membunyikan peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. (BNC/*)

Tentang Penulis

Leave A Response