BKB Mentari Membina Balita dari Sebuah Garasi Mobil

Ditulis 04 Mei 2017 - 15:04 oleh Banyumas1

BanyumasNews.com, PURBALINGGA – Dari sebuah garasi kecil milik kepala dusun di wilayah RT 2/RW 2 Desa Bajong, Kecamatan Bukateja, Purbalingga, kelompok Bina Keluarga Balita (BKB) ‘Mentari’ ternyata mampu menorehkan prestasi. Setidaknya 52 balita yang dibina tumbuh kembangnya oleh kader kesehatan dan kader keluarga berencana desa setempat, anak-anak balita itu bisa tumbuh ceria dan sehat.

Atas berbagai aktivitas yang dilakukannya, BKB Mentari berhasil lolos tiga besar pada penilaian lomba BKB tingkat Provinsi Jateng.

Ketua BKB Mentari Siti Khasiroh mengatakan, BKB Mentari didirikan pada tahun 2013. Latar belakang BKB itu karenanya banyaknya anak-anak balita yang perlu pembinaan tumbuh kembang anak melalui pola asuh yang benar.

“Karena saat itu tidak ada tempat yang memadai, maka pak kepala dusun kami mempersilahkan menggunakan garasi mobil di rumahnya untuk menggelar aktivitas Posyandu dan penyuluhan terhadap orang tua balita,” kata Siti Khasiroh saat memaparkan dihadapan Tim Penilai Lomba BKB tingkat Jawa Tengah, Kamis (4/5/2017).

Kegiatan BKB Mentari Purbalingga

Diungkapkan Siti Khasiroh, dengan semakin banyaknya balita yang dibina, maka ruangan garasi itupun tidak cukup. Pemilih rumah akhirnya mempersilahkan menggunakan teras rumah dan ruang tamu. Ia memanfaatkan tambahan ruangan itu untuk kelas BKB pada pagi hari. Kemudian pada siang hari untuk anak-anak seusia Taman Kanak-kanak.

“Peserta BKB di kelompok kami juga merupakan peserta Posyandu khususnya Posyandu Setia Kawan 2. Kebetulan di desa kami ada lima Posyandu, dan Posyandu Setia Kawan 2 dinilai yang terbaik dan aktif kegiatannya,” ujar Siti Khasiroh.

Kegiatan yang dijalankan di BKB Mentari, jelas Siti Khasiroh, antara lain penyuluhan di Posyandu, parenting, pembinaan kader, pelatihan kampong Keluarga Berencana, lomba ibu dan balita, gerakan cuci tangan, gerakan minum susu (Gematsu), BKB Fun Day, senam anti penyakit stroke, senam Keluarga Berencana, membuat kerajinan bros, dan wisata edukasi ke berbagai tempat seperti perpustakaan daerah, ke taman wisata reptile.

“BKB kami yang kemudian menjadi BKB HI (Holistik Interaktif) pada tahun 2016 bekerjasama dengan berbagai pihak, termasuk kerjasama dengan PAUD (Pendidikan Anak usia Dini) di desa kami,” kata Siti Khasiroh.

Ketua Tim penggerak PKK Purbalingga Ny Erni Widyawati Tasdi, S.Sos dalam kesempatan itu mengapreasisi atas aktivitas yang dilakukan oelh BKB mentari. “BKB Mentari adalah BKB terbaik tahun 2017 ini di Purbalingga, oleh karenanya kami mengirimkannya untuk mngikuti lomba BKB tingkat Provinsi Jateng. Kami juga siap mendukung BKB Mentari untuk mewakili Provinsi Jateng pada lomba yang sama dan lomba UPPKS tingkat nasional,” kata Erni Tasdi.

Erni Tasdi mengatakan, Tim Penggerak PKK mendukung penuh kegiatan pembinaan keluarga berencana baik BKB, BKR (Bina Keluarga Remaja), dan BKL (Bina Keluarga Lansia).

“Khusus untuk BKB ini kami nilai merupakan program yang sangat strategis karena BKB melakukan upaya peningkatan pengetahuan, ketrampilan dan kesadaran ibu serta anggota keluarga lain dalam membina tumbuh kembang balitanya melalui rangsangan fisik, motorik, kecerdasan, sosial, emosional serta moral yang berlangsung  dalam proses interaksi antara ibu atau anggota keluarga lainnya dengan anak balita,” kata Erni Tasdi.

Sementara itu Ketua Tim penilai lomba BKB Jateng Ali Yahya mengungkapkan, penilaian terhadap BKB Mentari telah dilakukan di Semarang. Tim penilai mengundang dua orang masing-masing BKB yang masuk nominasi, dan kemudian terpilih tiga besar BKB. Dari tiga besar ini, tim melakukan kunjungan lapangan dan sekaligus mencocokan hal-hal yang dipaparkan dengan yang ada di lapangan.

“BKB Mentari ini merupakan tiga besar BKB terbaik di Jateng, disamping BKB dari Kota Solo dan Kabupaten Pekalongan.  Tim juri masih memilih juara 1 hingga 3 untuk BKB, dan nantinya juara 1 akan mewakili provinsi Jawa Tengah,” kata Ali Yahya. (yit/th)

 

 

Ket foto : Penilaian Lomba Bina Keluarga Balita (BKB) Holistik Interaktif ‘Mentari’ Di Desa Bajong, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, Kamis (4/5).

Tentang Penulis

Leave A Response