Pemkab Kendal Studi Banding RPIK di Purbalingga

Ditulis 20 Apr 2017 - 05:22 oleh Banyumas1

BanyumasNews.com, PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal melakukan studi komparatif Rencana Pengembangan Industri Kabupaten (RPIK) ke Kabupaten Purbalingga. Rombongan yang berjumlah 24 orang dipimpin oleh Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kendal, Prihadi Santoso. Kegiatan dilakukan sejak Selasa hingga Rabu (18-19/4/2017).

Prihadi mengatakan studi komparatif nantinya digunakan sebagai bahan masukan pembuatwn RPIK di Kendal.

Kunjungan hari pertama di sentra industri rambut dan bulu mata palsu, sentra pengrajin knalpot dan sentra pengrajin gula kelapa menjadi masukan yang baik bagaimana mengelola sentra industri menjadi lokomotif ekonomi masyarakat.

“Hari kedua mengikuti paparan sekaligus diskusi RPIK Pemkab Purbalingga oleh Dinas Perindustrian dan Peradangan (Dinperindag) Kabupaten Purbalingga,” kata Prihadi.

Kepala Dinperindag Sidik Purwanto, mengatakan sektor industri menjadi penggerak utama pembangunan ekonomi nasional dan daerah. Sektor ini telah mampu memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan nilai tambah, lapangan kerja dan devisa, serta mampu memberikan kontribusi yang besar dalam pembentukan daya saing daerah.

“Berdasarkan data PDRB tahun 2016, sektor industri pengolahan menjadi sektor yang terbesar ke-2, setelah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan. Kontribusi sektor industri mencapai 25,72 persen terhadap perekonomian Kabupaten Purbalingga,” kata Sidik.

Sidik menambahkan RPIK merupakan road map pengembangan industri untuk jangka menengah (20 tahun). RPIK juga merupakan amanat Undang-Undang Nomor 3  Tahun 2014 tentang Perindustrian. pada pasal 11 ayat (1) setiap Bupati/Walikota menyusun Rencana  Pembangunan  Industri Kabupaten/Kota. Penyusunan RPIK diawali dengan penetapan industri unggulan kabupaten. (BNC/Sap/Kominfo)

Tentang Penulis

Leave A Response