Daftar Korban Kecelakaan KA Lodaya vs Minibus di Kroya Cilacap

Ditulis 18 Apr 2017 - 17:02 oleh Banyumas1

Kecelakaan kereta vs bus

BanyumasNews.com , KROYA – Kecelakaan yang menimpa sebuah minibus Elf yang tertabrak kereta api Lodaya di perlintasan kereta api swadaya, di Pucung Lor, Kroya, Cilacap, mengakibatkan 6 orang meninggal dunia dan 4 luka-luka berat dan ringan.

Sopir minibus Elf Nopol R 1724 EA Sunaryo (44), warga desa Purwodadi Rt 2/2 Nusawungu selamat, bersama 8 penumpang lainnya. Kendaraan tersebut membawa rombongan kondangan dari Nusawungu ke Banjarnegara.

Ia yang melaju dari arah selatan menyeberang lintasan kereta api / palang pintu swadaya (bukan perlintasan resmi PT KAI) yang dijaga oleh Zaenudin. Saat itu palang pintu kereta tidak ditutup, dan dari arah timur melaju KA Lodaya jurusan Bandung. Karena sudah dekat kecelakaan tidak terhindarkan.

Berikut daftar jorban meninggal dunia penumpang minibus:

1. Wasiyah, 40th, Purwodadi Rt 02/02 Nusawungu, Cilacap;

2. Hadi Prayitno, 55 th, Nusawangkal Rt 01/04;

3. Darto, Purwodadi Rt 2/2, Nusawungu;

4. Tohari, 28 th;

5. Fifi,  7 th, Rt 02/02 Purwodadi, Nusawungu;

6. Safa,  5 th, Rt 02/02, Purwodadi, Nusawungu;

Sedangkan korban selamat dan luka-luka adalah :

1. Darmoko, 60 th,  Rt 02/02, Purwodadi, Nusawungu, mengalami lecet pinggang dan kaki;

2. Rasem, 68 th, Desa Pesawahan Rt 18/9 Kecamatan Binangun, Cilacap, mengalami patah tangan sebelah kanan; 3. Martono / Masdi, 60 th, warga Rt 03/03. Purwodadi, Nusawungu, mengalaminya patah tulang kaki kiri dan nyeri dada;

4. Sunaryo, 44 th, sopir, warga RT 02/02 Puwodadi, Nusawungu;

5. Ibu Rois,

6. Ibu Sumi,

7. Ibu Surip,

8. Nabil

9. Nizam

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut yang menewaskan korban jiwa terjadi antara KA Logawa dengan sebuah minibus di perlintasan jalur antara Kroya – Kemranjen, tepatnya di Km 404+9, grumbul Sigong, desa Pucung Lor, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Selasa (18/04/2017) siang sekitar pukul 11.15 WIB. (BNC/NAN)

Tentang Penulis

Leave A Response