Polisi Korban Penyerangan Mapolres Banyumas Jalani Operasi

Ditulis 11 Apr 2017 - 19:26 oleh Banyumas1

BanyumasNews.com, PURWOKERTO – Polisi korban penyerangan yang diduga teroris di Mapolres Banyumas, Jawa Tengah, harus menjalani operasi. Korban mengalami luka otot tendon tangan kiri, saat menangkis serangan senjata tajam pelaku.

Kapolres Banyumas AKBP Azis Andriansyah mengatakan Bripka Karsono menjalani perawatan media di RS Wijayakusuma (DKT) Purwokerto. “Ada dua polisi korban serangan yang dirawat di rumah sakit ini. Keduanya mengalami luka karena serangan pelaku”, tambahnyan

Penjagaan ketat menyusul serangan ke Mapolres Banyumas pada Selasa siang 11 April 2017

Bripka Karsono harus menjalani operasi karena luka sabetan senjata tajam. Tendon atau otot lengan kiri Bripka Karsono terluka parah.

Seorang saksi, Driyanto, menuturkan Bripka Karsono diserang saat menghalangi pelaku yang sedang mengejar rekannya sesama anggota polisi. Ia adalah anggota Reskrim Polres Banyumas.

Bripka Karsono harus menjalani operasi tendon tangan kiri akibat serangan ke Mapolres Banyumas (IST)

Sementara itu korban penyerangan lainnya, AIPDA Suparta, hanya menjalani perawatan biasa. AIPDA Suparta adalah polisi yang ditabrak pelaku dengan sepeda motor. Ia mengalami luka ringan pada kepala.

Mengenai motif pelaku, Kapolres AKBP Azis Andriansyah mengatakan sementara ini polisi masih mendalami motif penyerangan tersebut. “Karena tersangka masih tertutup dan polisi masih mengumpulkan keterangan lainnya”, kata Kapolres. (BNC/nan)

Tentang Penulis

Leave A Response