Mayat Pelajar Putri Ditemukan di Hutan Pinus | Dibunuh Pacarnya yang Cemburu Gara-gara SMS

Ditulis 10 Apr 2017 - 16:53 oleh Banyumas1

BanyumasNews.com, MAJENANG – Terungkap sudah teka-teki siapa pembunuh dari Afsul Mutmainah, seorang pelajar berusia 16 tahun, warga Jalan Mawar Rt 01 Rw. 02 Desa Cibenying, Kecamatan Majenang, Cilacap, Jawa Tengah.

Korban ditemukan sudah menjadi kerangka di hutan pinus milik Perhutani, ikut Dusun Cipabeasan, Desa Cilopadang, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, pada hari Minggu (9/4/2017) sekira pukul 14.00 WIB.

Dari hasil kerja keras dan kecepatan petugas Polri dalam menangani informasi dari masyarakat, akhirnya AN alias Rofik (19 th), seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi agama Islam di Majenang, ditangkap di rumahnya di Dusun Tawangsari, Desa Kutasari, Kecamatan Cipari, pada hari Minggu (9/4/2017). AN ditangkap tidak lama setelah mayat korban ditemukan.

Dari hasil pemeriksaan petugas, pelaku mengakui ada hubungan dekat dengan korban. Sebelum kejadian tersebut, korban sempat diajak jalan-jalan di Alun-alun Majenang, pada hari Sabtu (1/4/2017) saat korban pulang dari sekolah.

Kepada polisi pelaku mengakui saat dirinya dan korban sedang duduk di hutan pinus, ada sms masuk ke handphone milik korban.

Saat pelaku menanyakan soal sms tersebut korban hanya diam, sehingga pelaku cemburu. Pelaku kemudian mencekik leher korban. Tidak hanya itu, setelah korban kehabisan oksigen dan lemas, muka korban dipukul sebanyak 2 kali.

Kapolres Cilacap AKBP Yudo Hermanto SIK melalui Kapolsek Majenang AKP Fuad SH, MH didampingi oleh Kasat Reskrim AKP Agus Supriadi SH SIK Senin (10/4 2017) mengatakan, dalam kondisi lemas setelah dicekik karena kekurangan oksigen, pelaku kemudian menginjak kepala korban hingga meninggal dunia. “Korban disembunyikan di semak-semak dan ditinggal pergi begitu saja oleh pelaku”, lanjutnya.

Setelah seminggu, kondisi mayat korban ditemukan sudah dalam kondisi membusuk dan sebagian tubuhnya ada yang tinggal kerangkanya saja.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun”, pungkas Kapolsek. (BNC/nan)

 

Tentang Penulis

Leave A Response