Singgih, BBS dan Heru Adu Visi di Dialog KNPI

Ditulis 07 Mar 2010 - 20:47 oleh Banyumas1
Cabup Heru saat adu visi (foto:tgr/BNC)

Cabup Heru saat adu visi (foto:tgr/BNC)

PURBALINGGA – Setelah resmi mendaftar sebagai calon Bupati pada pertarungan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) April mendatang, ketiga calon bupati unjuk visi, misi dan program dalam Dialog Interaktif Calon Bupati dengan Pemuda yang digelar Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) di Hotel Kencana, Minggu (7/3).

Ir Singgih Hidayat Dipl Eng yang mendapat kesempatan pertama mengutarakan visi-misinya, menganggap pentingnya aparatur pemerintah yang bersih, jujur dan memberikan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal. R Bambang Budi Surjono atau yang dikenal dengan inisial BBS menawarkan penuntasan pengangguran secara instan dengan transmigrasi pemuda Purbalingga ke Kalimantan Timur sebagai petani pemilik lahan kelapa sawit. Drs H Heru Sudjatmoko, M.Si yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Bupati Purbalingga akan melanjutkan pembangunan yang telah dirintis bupati saat ini dengan penyempurnaan sesuai kebutuhan.

Ketika ditanya tentang alasan mencalonkan diri, Singgih yang juga putra mantu Bupati Purbalingga Goentoer Darjono mengaku didorong keluarga. Pria yang kaya pengalaman di luar negeri ini mengaku slogan “Pasti Bisa” yang menjadi jargonnya bukan berarti bisa segalanya. Tapi Singgih berjanji akan belajar cepat untuk bisa merealisasikan impiannya menyejahterakan masyarakat Purbalingga.

BBS yang menjadi calon bupati termuda juga tak mau kalah. BBS melihat peluang lahan luas di Purbalingga Bagian Utara yang sangat potensial untuk membuat obyek wis ata semacam Disneyland . BBS juga ingin menyulap lapangan udara Wirasaba menjadi Bandara Internasional. Dia juga akan mengkampanyekan penanaman kelapa sawit di setiap rumah tangga 1-10 pohon, dan dengan uang pribadinya akan mendirikan pabrik pengolahannya.

Heru yang telah lama berkecimpung di birokrasi mengaku telah merencanakan program-program yang realistis, pro rakyat, pro pedesaan dan pro pelestarian lingkungan. Heru berjanji akan berhati-hati dalam mengelola dana di pemerintahan kabupaten, baik bersumber dari PAD, APBD Kabupaten, APBD Provinsi maupun APBN. Heru mengatakan, jangan sampai bupati masuk penjara hanya karena tidak mampu mengelola keuangan kabupaten yang begitu besar untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

Dialog yang dihadiri 200-an pemuda dari berbagai organisasi kepemudaan ini mengalir cukup dinamis. Menurut Ketua DPD KNPI Purbalingga, Sudarto, S.Ag, pihaknya mengaku senang semua calon bupati hadir yang menunjukkan keseriusan beliau semua dalam menghadapi segala tanta nagan bupati, salah satunya berhadapan dengan para pemuda yang selalu menjadi simbol kritis dan penuh gairah. (BNC/cie)

Tentang Penulis

Leave A Response