Bupati Minta Jangan Ganggu Investor

Ditulis 06 Mar 2010 - 10:26 oleh Banyumas1

PURBALINGGA – Setelah mempelajari gejolak perburuhan di Purbalingga, Bupati Triyono Budi Sasongko akhirnya angkat bicara. Bupati meminta permasalahan perburuhan di Purbalingga untuk segera dituntaskan dengan jalan kekeluargaan agar tidak merugikan berbagai pihak.

“Saya yakin permasalahan perburuhan itu bisa diselesaikan secara baik-baik. Sejauh yang saya tahu, bangsa Korea itu bisa kok dinego, mungkin yang mempersulit justru dari oran g kita sendiri yang dipasrahi mengelola pabrik oleh oran g Korea ,” ujar Bupati Sabtu (06/3).

Menurut Bupati, iklim investasi di Purbalingga sudah sangat baik. Karenanya, Purbalingga telah menempati posisi teratas sebagai Kabupaten Pro Investasi Terbaik se-Jateng dan menjadi salah satu dari 7 kabupaten/ kota se-Indonesia yang memperoleh penghargaan dari presiden sebagai Kabupaten/ Kota yang Pro Investasi.

“Purbalingga secara geografis sangat tidak menguntungkan. Dari Semarang butuh empat jam, dari Jogja butuh 5 jam dan dari jakarta butuh 9 jam perjalanan. Jauh dari mana-mana. Tapi kenapa para investor mau menanamkan modal di Purbalingga? Itu kan luar biasa. Maka dari itu, saya minta iklim investasi yang sudah bagus ini jangan dirusak. Jangan mengesankan Purbalingga itu tidak aman. Tolonglah, jangan ganggu investor,” pinta Bupati.

Bupati juga mengatakan, proses menuju kesejahteraan memang perlu bertahap. Mungkin saat ini, masyarakat Purbalingga baru pada tahap menjadi buruh dengan upah yang kecil. Tahap berikutnya, semoga saja bisa menjadi buruh dengan upah layak, selanjutnya upah tinggi dan selanjutnya jika memungkinkan menjadi pengusaha yang mempekerjakan banyak buruh.

“Dulu, sebelum ada industri di Purbalingga, rakyat Purbalingga kebanyakan hanya buruh tani dan pengangguran. Dengan waktu kerja hanya 15 hari, selebihnya menganggur, penghasilan pastilah sangat memprihatinkan. Seminim-minimnya kerja di industri, masih lebih baik daripada menjadi buruh tani atau menganggur,” ujar Bupati. (BNC/cie)

Tentang Penulis

Leave A Response