Purbalingga Targetkan Surplus Beras 81 Ribu Ton di 2017

Ditulis 12 Mar 2017 - 17:08 oleh Banyumas1

surplus beras

BanyumasNews.com, PURBALINGGA – Pemkab Purbalingga mentargetkan surplus beras pada tahun 2017 ini sebesar 81.437 ton. Dari target surplus ini Pemkab juga mentargetkan luas areal tanam sebesar 49.789 hektar (ha). Dari target luasan itu pada bulan Januari 2017 telah berhasil ditanam 1.998,4 ha dan bulan Pebruari seluas 3.769,1 ha. Surplus beras tahun 2016 tercatat 65 ribu ton, sedang tahun 2015 Purbalingga surplus beras 22 ribu ton.

“Sasaran luas panen pada tahun 2017 seluas 47.300 ha. Dengan target poduktivitas  60,1 kwintal per ha diharapkan akan teralisasi  produksi 284.273 ton Gabah Kering Giling (GKG). Dari jumlah produksi tersebut setara dengan beras sebanyak 179.660 ton, atau menghasilkan surplus beras 81.435 ton setelah dikurangi kebutuhan beras masyarakat,” kata Kepala Dinas Pertanian Ir Lily Purwati disela-sela panen padi demontrasi plot (Demplot) padi varietas Inpago Unsoed 1 di Desa Karangtengah, Kecamatan Kemangkon, Sabtu (11/3/2017).

Panen padi tersebut dihadiri Bupati Purbalingga Tasdi, SH, MM, Komandan Kodim 0702 Letkol Kav Dedi Safrudin, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Dr Ir Anisyur Rosyad, MS, Ketua Tim Penggerak PKK Purbalingga Ny Erni Widyawati Tasdi, serta sejumlah undangan lain dari Badan Pusat Statistik, PT Jasindo dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran pemkab Purbalingga.

Dikatakan Lily, untuk meningkatkan produktivitas padi tahun ini pihaknya melaksanakan berbagai kegiatan antara lain bantuan benih padi seluas 1.500 ha, subsidi benih padi seluas 25.000 ha, rehab jaringan irigasi terseier 500 ha, pembangunan dam parit dua unit, irigasi perpipaan 2 unit dan asuransi tani padi seluas 2.000 ha.

Sedang untuk mendukung mekanisasi pertanian, juga akan disalurkan bantuan alat dan mesin pertanian berupa traktor roda dua ukuran sedang 15 unit, traktor roda dua kecil 20 unit, transplanter 4 unit, traktor roda empat 2 unit, mini combine harvester 7 unit, combine harvester sedang 7 unit, power tresher 5 unit.

Sementara dukungan pupuk bersubsidi sebanyak 15.786 ton pupuk urea, 2.000 ton pupuk ZA, 1.370 ton pupuk SP 36,  pupuk NPK 5.280 ton dan pupuk organik sebanyak 5.250 ton.

”Kami berharap dengan semua kegiatan tersebut bisa menopang peningkatan produksi dan produktivitas tanaman padi sehingga penghasilan petani meningkat dan ujungnya bisa meningkatkan kesejahteraan petani,” harap Lily Purwati.

Varietas padi gogo Inpago 1 Unsoed seperti diketahui dikembangkan di desa Karangtengah, Kemangkon Purbalingga. (BNC/yit/hr/th)

Tentang Penulis

Leave A Response