KKN Asah Softskill Mahasiswa

Ditulis 01 Mar 2010 - 23:11 oleh Banyumas1

PURBALINGGA – Kegagapan para sarjana ketika harus terjun ke masyarakat 85% disebabkan rendahnya softskill yang dimiliki. Softskill memang tidak diperoleh di bangku kuliah, dan harus diasah sendiri oleh sarjana tersebut baik selama menjadi mahasiswa.

“Kalau seorang mahasiswa atau sarjana peternakan mau mengepel kandang babi, dia berarti punya softskill yang baik. Tapi fenomena sekarang ini, kalau melihat tahun ajaran baru, di sekitar kampus yang paling ramai ya hotel. Isinya orang tua calon mahasiswa yang ikut mendaftarkan anak-anaknya kuliah. Kalau seperti ini, berarti softskillnya tidak diasah,” ujar Dekan Fakultas Pertanian Ahmad Iqbal dalam sambutannya mewakili Rektor UNSOED pada Acara Penyerahan Kembali Mahasiswa KKN-Posdaya UNSOED di Pendopo Cahyana Rumah Dinas Wakil Bupati, Senin (1/3).

Menurut Iqbal, Kuliah Kerja Nyata (KKN) masih relevan untuk mengasah softskill mahasiswa, yang sangat bermanfaat kelak ketika harus menghadapi kehidupan yang sebenarnya. Softskill yang dimaksud Iqbal mencakup kemandirian, etika sesuai tradisi masyarakat setempat, tidak canggung untuk melakukan kegiatan yang dianggap remeh, dan sebagainya.

Ita, salah seorang mahasiswa KKN Pos Pemberdayaan Keluarga (KKN Posdaya) dari Fakultas Hukum UNSOED mengaku kegiatan KKN-Posdaya di Desa Gumiwang Kecamatan Kejobong menjadi momen berharga bagi hidupnya. “Saya jadi tahu banyak hal terutama bagaimana bersosialisasi dengan masyarakat desa yang sangat ramah dan menjunjung tradisi,” ujar gadis asal Cirebon ini semangat. Bahkan Ita mengaku kecewa karena KKN hanya berlangsung 35 hari, sehingga mahasiswi berperawakan padat ini urung andil dalam sosialisasi Pilkada hingga April 2010 nanti.

Kepala Desa Palumbungan Wetan Kecamatan Bojongsari, H. Kayat AM mengaku bersyukur desanya menjadi lokasi KKN-Posdaya UNSOED. “Selama ini bagi kami istilah Posdaya Cuma bisa dengar saja, tidak melihat realisasinya di desa saya. Tapi Alhamdulillah, dengan adanya adik-adik mahasiswa KKN ini, kegiatan Posdaya bisa terealisasi di empat bidang garap sekaligus, seperti pendidikan, kewirausahaan, dan pemberdayaan lingkungan,” jelasnya.

Kegiatan KKN-Posdaya Unsoed yang berlangsung sejak 25 Januari hingga 1 Maret 2010 ini ditempatkan di 72 desa target Posdaya. KKN dengan 378 mahasiswa yang tersebar di 18 kecamatan ini, menempatkan Purbalingga sebagai kabupaten terbanyak menerima KKN mahasiswa. (cie)

Tentang Penulis

Leave A Response