Dapat Bantuan Kursi Roda, Afriani pun Tersenyum | Penderita Lumpuh Layu Semangat Ingin Sekolah

Ditulis 02 Feb 2017 - 19:10 oleh Banyumas1

lumpuh layuAfriani Fatmarina, gadis 14 tahun yang menderita lumpuh layu, akhirnya bisa tersenyum. Derita selama 14 tahun harus menggunakan tangannya untuk berjalan (ngesot) dan menjalankan aktifitasnya baik mandi, makan dan lain sebagainya, kini berkurang. Berkat bantuan kursi roda oleh Wakil Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, atau yang biasa dipanggil Wabup Tiwi, Afriani tidak perlu ngesot lagi.

Menurut Nahimah (63 th), Nenek Afriani, sebenarnya Afriani ingin sekolah. Namun karena melihat kondisi tersebut tidaklah memungkinkan. Sudah berbagai cara pengobatan dilakukan namun belum menuai hasil yang memuaskan. “Sudah berobat ke Jogja, RSUD Goeteng dan tukang urut belum sembuh,” katanya di rumahnya RT 12 RW 6 Desa Banjaran, Kecamatan Bojongsari, Purbalingga.

Wabup Tiwi berdialog dengan Afriana penderita lumpuh layu

Afriani merupakan anak kedua dari pasangan Supriyanto dan Siti Sarofah, yang keduanya bekerja di Batam. Ayahnya bekerja sebagai sopir. Menurut Nahimah, kedua orang tuanya sudah 2 tahun belum pulang.

Kakaknya telah sekolah di SMK kelas 9, sedangkan adiknya sekolah di SMP klas 7. Kedua saudaranya normal, hanya Afriani yang sakit lumpuh layu.

Wabup Tiwi mengatakan, Afriani merupakan salah satu anak Purbalingga yang punya semangat tinggi untuk bersekolah walaupun dengan keterbatasannya. Untuk itu Wabup berpesan bagi anak-anak yang sehat terus belajar dan senantiasa bersyukur.

“Selain kursi roda, juga kita bantu dalam bentuk uang guna membeli buku dan tas sekolah. Pada tahun 2017 juga telah didaftarkan sebagai penerima bantuan dari pemerintah untuk penyandang cacat berat dari Dinsos,” kata Tiwi.

Wabup mengapresiasi kerja tenaga  kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) yang telah bekerja dengan sukarela membantu masyarakat yang secara fisik dan kemampuan kurang beruntung.

“Kami akan terus berupaya membantu masyarakat yang berkebutuhan khusus, agar mereka bisa hidup secara layak,” pungkas Tiwi (BNC/IST/Sap’s)

Tentang Penulis

Leave A Response