Bupati Tasdi Pimpin Rapat Lapangan Sambil Lesehan | Bahas Revitalisasi Pasar Kutasari

Ditulis 22 Jan 2017 - 19:29 oleh Banyumas1

BanyumasNews.com, PURBALINGGA  – Gaya kepemimpinan Bupati Purbalingga Tasdi, SH tergolong out of the box. Memimpin rapat tidak harus di ruang mewah ber-AC, dengan furniture mahal dan fasilitas ruang rapat yang ‘wah’. Memimpin rapat di lapangan sambil lesehan pun bisa dan biasa dilakukannya.

Sepertii saat melakukan kunjungan ke pasar dan terminal Kutasari yang rencananya akan dibangun dalam satu tempat dengan model bertingkat. Tasdi tak segan-segan duduk di lantai teras Puskesmas setempat, sementara pejabat-pejabat daerah mengikuti dengan berdiri.

Tasdi pimpin rapat lapangan sambil lesehan

Pasar dan Terminal satu lokasi

Pasar Kutasari akan dibangun bertingkat. Lantai bawah untuk terminal, dan lantai atas untuk pasar. Dibuatnya satu tempat ini agar masyarakat dengan mudah mengakses pasar sekaligus terminal. Dengan kebijakan pembangunan ini, maka Pemkab tidak akan melakukan tukar guling tanah milik Desa Kutasari.

Keputusan tersebut disampaikan Bupati Tasdi, SH, MM saat melakukan peninjuauan lapangan dan sekaligus rapat di lokasi, Sabtu (21/01/2017). Pertimbangan membangun satu tempat karena selama ini terminal Kutasari lokasinya agak masuk ke dalam sekitar 100 meter dari jalan besar, sementara pasar Kutasari dihadapkan pada permasalahan kurangnya tempat parkir kendaraan sehingga sering terjadi kemacetan di depan pasar.

“Dengan membangun terminal dan pasar pada satu lokasi, maka diharapkan, akses menuju dua tempat tersebut sangat mudah,” kata Tasdi.

Dikatakan Tasdi, pada tahun ini akan dibuat Detail Enginering Design (DED) pasar dan sekaligus terminal. Selain itu juga dibuat DED Puskesmas Kutasari.  Lokasi eks terminal nantinya akan dibuat Puskesmas yang lebih representatif dan untuk rawat inap. Puskesmas tidak perlu ditepi jalan besar, tetapi aksesnya tetap dibuat mudah. Jalan di depan Puskesmas akan dilebarkan satu meter. Begitu pula jalur jalan utama kecamatan Kutasari akan dilebarkan satu meter.

Tasdi blusukan ke Pasar Kutasari berdialog dengan pedagang

Setelah Puskesmas dipindahkan ke lahan eks terminal, nantinya eks puskesmas menjadi tempat pendukung parkir kendaraan bongkar muat pedagang pasar,” kata Tasdi.

Selama pembangunan pasar dan terminal, nantinya pedagang akan dipindahkan ke lokasi darurat di lapangan milik desa. “Nanti Pemkab dengan pihak desa membuat kesepakatan untuk sewa tanah lapang selama pembangunan pasar dan terminal berlangsung,” kata Tasdi yang memimpin rapat sempari duduk di lantai Puskesmas.

Disebutkan Tasdi, untuk akses jalan Puskesmas yang saat ini berupa jalan desa selebar enam meter, nantinya akan dilebarkan dan ditambah satu meter. Akses jalan itu akan dihubungkan langsung dengan tempat wisata Owabong. Jarak puskesmas Kutasari dengan Owabong nantinya hanya sekitar 2,5 kilometer.

Sejumlah pedagang yang disambangi Bupati Tasdi menyampaikan dukungannya jika pasar Kutasari dibangun lebih bagus. Apalagi tempat parkir pasar nantinya akan lebih lebar sehingga pembeli akan lebih nyaman. “Saya senang jika pasar Kutasari akan dibangun lebih bagus lagi. Jika tempatnya enak, kan nyaman untuk berjualan,” kata Slamet, salah satu pedagang di pasar Kutasari.  (yit)

Ket foto :
Bupati Purbalingga Tasdi saat melakukan peninjauan ke pasar, Puskesmas dan terminal Kutasari, Sabtu (21/1).

Bupati Tasdi memimpin rapat lapangan sembari lesehan duduk di lantai teras salah satu ruangan Puskesmas Kutasari.

Tentang Penulis

Leave A Response