Insan Koperasi Harus Cerdas Membaca Peluang

Ditulis 25 Feb 2010 - 20:48 oleh Banyumas1

BANJARNEGARA – Kabupaten Banjarnegara sangatlah potensial untuk tumbuh kembangnya badan usaha Koperasi. Potensi alam, keadaan geografis serta karakter masyarakatnya seirama dengan ideologi koperasi yang mengedepankan kegotongroyongan untuk meraih kesejahteraan bersama. Memang, Koperasi tumbuh subur di bumi gilar-gilar, bahkan julukan ”Kabupaten Koperasi” pun kerap didengungkan. Sayangnya, banyaknya koperasi yang muncul tidak dibarengi dengan kualitas, sehingga out put usaha hanya sebatas rutinitas biasa dan itu-itu saja.

”Untuk itulah, insan Koperasi harus cerdas membaca peluang, kata Ketua Dekopinda Kabupaten Banjarnegara, Syamsudin, S.Pd M.Pd saat memberikan sambutan pada RAT Primkoptama ”Ngudi Gemi” Kecamatan Purwonegoro, Rabu, 24 Februari 2010. Syamsudin mencontohkan, di salah satu desa di Purwonegoro ada bengkok Sekretaris Desa yang sudah menjadi aset desa. Jika Koperasi berani membuka usaha rumah makan tradisional di situ, kami optimis tempat tersebut sangat strategis karena berada persis di depan jalan raya.

”Jika kita mencermati, salah satu saung terkenal di Banjarnegara itu letaknya jauh masuk ke dalam. Tapi mengapa sangat laris? Karena manajerial dan inovasi yang baik. Apa lagi kalau dekat dengan jalan raya? Tentunya didukung oleh inovasi yang kreativ misalnya saung menyediakan makanan tradisional khas seperti dawet ayu, pecel, dan sejenisnya,” ujar Syamsudin, ”Selama ini Banjarnegara dikenal dengan dawet ayu-nya. Tapi kalau ditanya orang dari luar daerah, kita tidak bisa menunjukkan dimana sentra dawet ayu di Banjarnegara ini.”

RAT Primkoptama ”Ngudi Gemi” yang diikuti seratus lebih anggotanya ini berjalan dengan lancar. Ketua Primkoptama ”Ngudi Gemi” Samingun, menambahkan, untuk menambah wawasan anggotanya tentang perkoperasian, pihaknya juga mengundang ahli koperasi dari Dinas Indagkop Kabupaten Banjarnegara (BNC/mjp).

Tentang Penulis

Leave A Response