Memprihatinkan, Jembatan Nyaris Ambruk Masih Digunakan Warga

Ditulis 19 Okt 2016 - 17:19 oleh Banyumas1

Jembatan ambrukBanyumasNews.com, AJIBARANG – Berita Banyumas hari ini, warga di desa Kracak, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, harus extra hati-hati ketika menyeberangi jembatan gantung sepanjang 50 meter. Kondisi jembatan Kali Tajum yang menjadi sarana nyaris ambruk dan sudah melengkung.

Besi penyangga jembatan gantung patah, baud lepas dan papan jembatan keropos. “Kondisi ini sangat membahayakan pengguna jembatan yang setiap hari melintas. Mesti takut, pejalan kaki dan pemotor nekad saja karena tidak ada jalan lain”, tutur Rohadi, warga setempat.

Jembatan gantung itu memiliki panjang 50 meter, lebar satu meter, dengan ketinggian mencapai 15 meter. Jembatan membentang di atas sungai Tajum, desa Kracak, Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah.

Menurut Suprapti, jembatan gantung dibangun tahun 2008. Saat ini kondisinya memprihatinkan. “Selain melengkung dan bergelombang, sebagian besar besi penguat jembatan patah. Bahkan kawat seling jembatan sudah berkarat dan sewaktu-waktu bisa putus”, katanya Rabu (19/10/2016).

Jembatan itu juga menjadi jalur vital anak-anak sekolah. Kini mengalami kemiringan dan bergoyang-goyang jika ada pengendara atau pejalan kaki melintas.

Jembatan Kali Tajum desa Kracak Ajibarang

Jembatan Kali Tajum desa Kracak Ajibarang

Jembatan itu menjadi jalur utama pengendara sepeda motor yang menghubungkan sejumlah dusun di Kecamatan Ajibarang. Mereka tetap melintasi jembatan itu karena tidak ada jalan lain.

“Warga sangat berharap pemerintah segera memperbaiki jembatan tersebut, karena jika putus mengancam terisolirnya ratusan kepala keluarga di seberang jembatan”, pinta Rohadi. (BNC/nan)

Tentang Penulis

Leave A Response