Warga Cibangkong Gropyokan Babi Hutan Perusak Tanaman

Ditulis 18 Okt 2016 - 14:47 oleh Banyumas1

gropyokan celengBanyumasNews.com, PEKUNCEN – Berita Banyumas hari ini, sejumlah warga di desa Cibangkong, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah melakukan gropyokan babi hutan alias caleng menyusul rusaknya tanaman pertanian warga oleh kawanan babi hutan, yang sangat merugikan petani.

Selama ini gropyokan atau berburu bersama biasanya untuk menangkap tikus, namun kali ini warga yang kesal karena tanamannya sering dirusak babi hutan, pada Selasa (18/10/2016) mereka melakukan gropyokan untuk menangkap babi hutan ke dalam hutan.

Warga Cibangkong dibantu Perbakin gropyokan babi hutan

Warga Cibangkong dibantu Perbakin gropyokan babi hutan

Menurut Kepala Desa Cibangkong, Sarwono Aminoro, peralatan gropyokan berupa alat berburu seperti senjata api, tombak, dan golok. “Warga melakukan gropyokan dibantu dari Perbakin Banyumas, berjalan menuju hutan”, kata Kades.

Perburuan babi hutan bersama itu dilakukan menyusul serangan hama babi hutan yang membuat petani penggarap resah. “Kawanan babi merusak tanaman jagung, ketela, dan tanaman umbi-umbian seperi talas. Bahkan tak jarang babi hutan menyerang petani jika merasa terganggu”, kata Surahman, seorang warga.

Menurut Durohman, serangan babi hutan di lahan pertanian ini sudah berlangsung selama sebulan terakhir ini. “Hampir semua tanaman seperti jagung, ketela, dan umbi-umbian seperti talas dirusak hingga ke akar-akarnya”, katanya.

Kades Sarwono mengungkapkan binatang ini merusak tanaman petani diduga karena sudah tidak ada lagi pasokan makanan di hutan, sehingga kawanan babi itu turun dan menyerang tanaman petani.

Babi hutan menurut Durohman turun gunung pada malam hari. Jumlahnya tidak sedikit dan makin malam jumlahnya makin bertambah banyak. Seorang warga bahkan pernah menjadi korban amukan babi hutan dan terluka parah.

Perburuan akan terus dilakukan sampai babi itu tidak lagi merusak tanaman petani. (BNC/ nan)

Tentang Penulis

Leave A Response