Trotoar, Prioritas Pembangunan Di Padamara

PURBALINGGA – Pembangunan trotoar menjadi usulan masyarakat yang paling mengemuka dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Padamara. Selain untuk menambah keindahan wilayah kecamatan Padamara, juga dalam upaya mendukung peningkatan pembangunan wilayah barat Purbalingga atau biasa diistilahkan sebagai perluasan kota.

“Rupanya masyarakat Padamara sangat merindukan trotoar, dan memang sudah saatnya ada. Pasalnya, kondisi Padamara saat ini memang sudah cukup ramai lalu lintas, sehingga kalau tidak ada trotoar akan membahayakan pejalan kaki,” ujar Camat Padamara Djumarno di Aula Kecamatan Padamara, Sabtu (20/02).

Musrenbang di tingkat kecamatan ini merupakan kelanjutan
Musrenbang tingkat desa yang menampung aspirasi secara
langsung dari masyarakat. Hasil Musrenbang tingkat kecamatan ini akan menjadi usulan dalam Musrenbang tingkat kabupaten, sehingga hasilnya benar benar membawa aspirasi dari masyarakat untuk kesejahteraan.

Hasil Musrenbang inilah yang diharapkan realisasinya padatahun 2011 mendatang.Teknis pelaksanaan Musrenbang Kecamatan Padamara,
seluruh peserta dibagi menjadi dua kelompok, kelompok fisik dan non fisik. Kelompok fisik mengusulkan pembangunan trotoar, rencananya trotoar dibangun di depan SMPN 1 Padamara sampai dengan pasar Padamara.

Sedangkan kelompok non fisik mengusulkan tentang adanya
pelatihan bagi petani ternak dan perikanan.

Sementara itu, hasil Musrenbang Kecamatan Padamara tahun
2009 telah terealisasi pada awal tahun 2010 berupa pembangunan fisik senilai hampir Rp. 2,2 miliar. Dana tersebut digelontorkan antara lain untuk rehabilitasi rumah dinas penjaga Bendung Limpakdau Desa Gemuruh senilai Rp.50 juta, pelebaran jalan Kaliponggawa dan
drainase jalan Purbalingga – Kalitinggar senilai Rp. 526,5 juta, pemeliharaan berkala jalan Prigi – Purbayasa – Kaligawe senilai Rp. 1,2 miliar, rehabilitasi Bangunan dan Saluran Irigasi Kedungklapa Desa Karangjambe senilai Rp. 210 juta dan Rehabilitasi Saluran dan Bangunan Irigasi Sekunder Karangsentul senilai Rp. 300 juta.
(BNC/cie)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.