Kesadaran Donor Darah Meningkat di Kalangan PNS

Ditulis 23 Feb 2010 - 08:28 oleh Banyumas1

PURBALINGGA – Kesadaran untuk mendonorkan darah di kalangan PNS dan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) di Kabupaten Purbalingga semakin meningkat. Hal ini ditandai dengan selalu bertambahnya jumlah pendonor darah pada setiap Acara Sosial Donor Darah yang dilaksanakan rutin setiap tiga bulan sekali oleh DWP dan KORPRI Kabupaten Purbalingga bekerjasama dengan Unit Transfusi Darah Cabang (UTDC) Purbalingga, sebagai bentuk kepedulian dan kemanusiaan.

Kepala Bidang Sosial Budaya DWP Purbalingga Ny. Hardi Wibowo mengatakan, sebenarnya yang mendaftar menjadi pendonor darah jauh lebih banyak. Sayangnya, dari cek up yang dilakukan petugas UTDC, banyak para ipeserta terutama kaum ibu yang tidak memenuhi syarat.

”Ibu-ibu paling banyak yang tidak jadi diambil darahnya. Ibu-ibu mungkin banyak kecapean, sehingga berpengaruh pada kadar HB rendah, tekanan darah terlalu tinggi maupun rendah dan paska sakit,” jelas Ny. Hardi Wibowo di sela-sela kegiatan Sosial Donor Darah di Graha Srikandi Purbalingga, Sabtu (20/2).

Sebagian besar masyarakat masih enggan mendonorkan darahnya lebih banyak disebabkan rasa takut berlebihan. Namun tidak bagi Budiadi, seorang PNS yang secara rutin melakukan donor darah.

”Saya memang sudah rutin donor darah. Malah kalau tidak donor, badan terasa tidak fit. Selain itu, ini merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama,” tuturnya mantap. (BNC/eci)

Tentang Penulis

Leave A Response