12 Wilayah di Jawa terlanda banjir dan longsor, masyarakat dihimbau waspadai potensi hujan lebat

Ditulis 18 Sep 2016 - 12:16 oleh Banyumas1

bencana-banjir-sept-16BanyumasNews.com, PURWOKERTO – Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menghimbau masyarakat mewaspadai potensi hujan lebat yang terjadi pada hari-hari ini. Dikatakan, pengaruh La Nina meskipun dengan intensitas La Nina yang masih lemah, namun nyata-nyata telah meningkatkan curah hujan sehingga menimbulkan banjir dan longsor di sebagian wilayah di Jawa. September yang biasanya adalah puncak musim kemarau tetapi justru hujan berintensitas tinggi turun di beberapa wilayah.

Adanya hujan lebat yang turun sejak Jumat malam (16/9/2016) hingga Sabtu (17/9/2016) menyebabkan banjir dan longsor di Kabupaten Tasikmalaya, Garut, Ciamis, Bandung, Cilacap, Purbalingga, Pekalongan, Tulungagung, Trenggalek, Pacitan, Kota Brebes, dan Kota Tegal. Demikian rilis yang disampaikan Sutopo Purwo Nugroho.

Di Jawa Tengah banjir dan longsor melanda beberapa wilayah seperti di Kota Tegal, Kabupaten Cilacap, Purbalingga, Pekalongan, dan Kota Brebes. Banjir melanda enam  kelurahan di Kota Tegal pada 17/9/2016 pukul 03.00 WIB. Sebanyak 144 rumah terendam banjir di Kelurahan Mintaragen, Tegalsari, Kraton, Kaligangsa, Margadana, dan Krandon di Kota Tegal. Meski rumahnya terendam banjir, masyarakat tetap tinggal di rumah dan tidak mengungsi.

Banjir dan longsor juga terjadi Kecamatan Wanareja, Jeruklegi, dan Kroya Kabupaten Cilacap Provinsi Jawa Tengah pada 17/9/2016 pukul 04.00 WIB. Akibatnya terdapat beberapa rumah rusak akibat longsor. Beberapa warga mengungsi akibat banjir dan longsor. BPBD Kabupaten Cilacap masih melakukan pendataan dan penanganan darurat.

Bencana banjir di perkotaan (ist)

Bencana banjir di perkotaan (ist)

BMKG telah mengeluarkan peringatan dini potensi hujan lebat di Jawa hingga 19/9/2016 ke depan. Dari kondisi atmosfer terkini terpantau beberapa indikasi munculnya potensi hujan lebat di sekitar Pulau Jawa dalam periode 2 hari ke depan, antara lain Banten, Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Pesisir Selatan Pulau Jawa. Masyarakat dihimbau agar waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang mungkin ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, genangan, pohon tumbang dan jalan licin.

Bagi pengguna dan operator jasa transportasi laut, nelayan dan masyarakat yang berlibur ke wilayah pesisir dihimbau untuk mewaspadai potensi gelombang laut tinggi dengan ketinggian antara 2,5 – 4,0 meter di wilayah Laut Andaman, Perairan barat Lampung, Samudera Hindia barat Bengkulu hingga Lampung, Perairan Selatan Jawa, Samudera Hindia selatan Jawa hingga Bali. (BNC/ist/nan)

Tentang Penulis

Leave A Response