Warga Lereng Gunung Slamet Ikuti Pelatihan Taggap Bencana

Ditulis 26 Agu 2016 - 06:56 oleh Banyumas1

pelatihan tanggap bencana gunung slametBanyumasNews.com, BANYUMAS – Warga desa yang terletak di lereng Gunung Slamet bagian selatan mengikuti pelatihan tanggap bencana yang diadakan oleh Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertran) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Pelatihan diikuti oleh 50 warga desa Ketenger, Kecamatan Baturraden, Rabu-Kamis (24-25/8/2016).

Kepala Dinsosnakertrans Abdulah Muhammad mengatakan tujuan pelatihan untuk meminimalisasi kemungkinan adanya dampak akibat bencana erupsi. “Masyarakat untuk waspada dan siaga terhadap bencana yang mungkin timbul, khususnya yang berada di sekitar gunung berapi”, katanya.

Semenara itu Komandan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Banyumas, Ady Chandra, mengatakan dengan pelatihan masyarakat akan siap dan tanggap serta waspada terhadap kejadian bencana dan musibah. “Kemudian membekali kemampuan dan meningkatkan kapasitas masyarakat yang siaga bencana,”, jelasnya.

Peserta pelatihan tanggap bencana desa Ketenger Baturraden serius mendengarkan arahan pelatih (Pars)

Peserta pelatihan tanggap bencana desa Ketenger Baturraden serius mendengarkan arahan pelatih (Pars)

Chandra menjelaskan pelatihan itu meliputi pelatihan teori dan praktek. Yakni meliputi materi manajemen bencana, peran dan tugas Dinsosnskertran, manajemen dapur umum, bongkar pasang tenda peleton, mitigasi bencana geologi, pertolongan pertama, dan praktek dapur umum.

“Orang yang dilatih ini diharapkan menjadi satgas yang bisa menjadi informan, dan memberi informasi kepada masyarakat jika benar-benar terjadi bencana”, terang Ady.

Berdasarkan data rawan bencana terdapat sejumlah desa di lima kecamatan rawan terdampak bencana Gunung Slamet. Kecamatan itu adalah Cilongok, Karanglewas, Kedungbanteng, Baturraden dan Sumbang. (BNC/pars)

 

Tentang Penulis

Leave A Response