Emas Olimpiade Tantowi/Liliyana cermin prestasi dalam keragaman

Ditulis 18 Agu 2016 - 07:47 oleh Banyumas1

owi butetKeberhasilan pasangan ganda campuran Indonesia Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir meraih emas Olimpiade Brazil 2016 menjadi kado terindah untuk HUT RI ke-71. Raihan emas ini sungguh membawa angin segar bagi Indonesia. Tidak hanya angin segar bagi prestasi Indonesia di bidang olah raga, keberhasilan Tontowi/Liliyana juga merupakan cerminan dari keberagaman di tanah air.

Owi, panggilan akrab Tantowi Ahmad, adalah anak desa Selandaka, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Keluarganya dikenal sebagai muslim yang taat, kedua orang tuanya sudah naik haji. Sedangkan Butet, panggilan akrab Liliyana Natsir, lahir dan besar dari keluarga Katholik di Manado, Sulawesi Utara.

Owi si Anak Sumpiuh Banyumas dan Butet si Anak Manado telah mengukir banyak prestasi. Sebelumnya prestasi Owi/Butet menjadi juara dunia di tahun 2013, kemudian berprestasi di All England.

Cermin Bhineka Tunggal Ika

Pasangan ini benar-benar menjadi cermin Bhineka Tunggal Ika. Liliyana Natsir sebelum berpasangan dengan Tantowi, sudah dua kali berturut-turut menyandang gelar juara dunia bersama Nova Widianto yang juga memeluk agama Katholik. Sejak Nova gantung raket, Butet harus berpasangan dengan Tontowi Ahmad yang dibesarkan dalam lingkungan agama Islam yang kuat. Kedua orang tua pemuda asal Sumpiuh, Banyumas itu bahkan sudah menunaikan ibadah Haji. Sementara itu Liliyana Natsir dibesarkan dalam keluarga Katolik di Manado.

Meski berbeda latar belakang daerah dan agama, keduanya tetap tampil bagus dan berhasil menyandang gelar di berbagai turnamen, seperti dua kali menjuarai All England dan Singapura Terbuka dalam jumlah yang sama. Dan bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan RI yang ke-71, 17 Agustus 2016 Owi dan Butet mempersembahkan kado yang indah dan sangat membanggakan: Medali Emas Olimpiade!

Dalam perbedaan, kita ingat Indonesia juga pernah meraih prestasi emas di bulu tangkis dari pasangan lain. Indonesia pernah melahirkan pasangan ganda putra legendaris Ricky Subagja/Rexy Mainaky yang meraih medali emas di Olimpiade Atlanta. Ricky Subagja memeluk Islam, sementara Rexy memeluk Kristen Protestan.

Ricky-Rexy

Ricky-Rexy

Saat merayakan kemenangan, Ricky dan Rexy pun kerap melakukan hal yang berbeda. Ricky menengadahkan kedua tangannya, sementara Rexy bersujud dan mengatupkan tangannya.

Terbukti, dalam keragaman kita bisa berprestasi. Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, dan Ricky Subagja/Rexy Mainaki,  adalah segelintir cerminan keberagaman di Indonesia. Ada pesan kuat dari mereka: bahwa selama bersatu di atas keberagaman, Indonesia bisa berjaya! (BNC/ist)

Tentang Penulis

Leave A Response