Keluarga Fikri Sesalkan Program Jamkesmas

BANYUMAS-Abdullah Ichsanul Fikri seorang balita yang menderita kelainan hati atau artesia bilier asal Banyumas JawaTengah akhirnya meninggal dunia. Pihak keluarga sesalkan kematoanm bocah berusia 9 bulan karena terlambat mendapat penanganan medis karena tidak mendapatkan bantuan Jamkesmas dari pemerintah setempat.

Ngabdu Salam, ayah Fikri menyesalkan sikap pemerintah Kabupaten Banyumas yang tidak merespon kondisi warganya. Upaya mendapatkan Jaminan Kesehatan Masyarakat akhinyra kandas. Ngabdu melihat seperttinya ada diskriminasi terhadap program tersebut.

“ Kenapa yah pemerintah tidak perduli dengan kondisi anak kami. Padahal yang lebih ringan juga banyak yang dapat Jamkesmas, “ ujar Ngabdu kepada wartawan disela sela pemakaman anaknya.

Seperti diberitakan, Balita warga Desa Banteran Kecamatan Sumbang Banyumas ini meninggal dunia sabtu pagi jam 10 di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading Jakarta.  Fikri sudah sepuluh hari sempat mendapatkan perawatan medis di rs mitra keluarga untuk melakukan operasi. namun sebelum tahap tahap operasi selesaiFikri mengalami pembuluh darahnya pecah akibattidak berfungsinya hati menjalankan peredaran darah (BNC/tia)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.