Aktivitas Pramuka sering lolos publikasi

Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat dan Kehumasan Kwarcab Gerakan Pramuka Purbalingga Arif Hardoyo SH mengatakan aktivitas gerakan Pramuka di berbagai tingkatan sejatinya sangat padat, namun seringkali ativitas itu jarang terpublikasikan ke masyarakat luas. Akibatnya, citra dan promosi Pramuka kurang terangkat.
“Promosi dan pencitraan gerakan Pramuka perlu terus ditingkatkan, sehingga opini publik terhadap pramuka di masa mendatang akan semakin baik,” kata Arif Hardoyo.
Arif Hardoyo mengemukakan hal tersebut ketika membuka pelatihan kehumasan dan pengelola kwartir Kwarcab Purbalingga di Bumi Perkemahan Munjulhur, Bojongsari, Sabtu (18/7). Pelatihan diikuti oleh 60 peserta dari andalan ranting (Anru) Pramuka se-Kabupaten Purbalingga. Pelatihan berlangsung selama tiga hari, hingga Senin (21/7).
Arif Hardoyo mengatakan ativitas gerakan Pramuka khususnya yang dilakukan oleh Kwarcab Purbalingga bukanlah sekedar tepuk tangan dan bernyanyi-nyanyi. Namun Pramuka melakukan kegiatan positif seperti memberikan bantuan kepada masyarakat yang memerlukannya. Pramuka juga memberikan andil dalam gerakan kebersihan di Kota Purbalingga. Dalam hal ini dia mencontohkan ativitas Pramuka yang ikut membersihkan Sungai Gringsing saat menjelang penilaian Adipura.
“Ini sekedar contoh kecil, masih banyak ativitas gerakan Pramuka yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat,” kata Arif.
Oleh karenanya, lanjut Arif, melalui pelatihan kehumasan diharapkan ativitas gerakan Pramuka di wilayah kecamatan di jajaran Kwarcab akan terpublikasi dengan baik, dan pada akhirnya akan tercipta oponi positif terhadap gerakan Pramuka,” harapArif.
Sementara itu Ketua Panitia Wahyu Ekonanto, SH mengemukakan, pelatihan kehumasan dan pengelolaan kwartir dimaksudkan untuk memberikan bekal kepada para pengurus gerakan Pramuka dalam bidang kehumasan.
”Kami ingin memberikan bekal kepada para pengurus Pramuka, khususnya di bidang kehumasan, karena selama ini pelatihan lebih tertuju pada soal kepramukaan,” kata Wahyu Ekonanto.
Wahyu menambahkan materi pelatihan diisi oleh para praktisi yang telah ahli di bidangnya, seperti dari kalangan wartawan. Materi yang diberikan antara lain tentang teknik penulisan berita, teknik fotografi, opini, teknik wawancara, reportase radio, media cyber, dan sejumlah materi lainnya. (banyumasnews.com/pyt)

pramuka2

pramuka

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.