Amalan ringan pahala besar melebihi pahala sedekah dan puasa

Ditulis 15 Jul 2016 - 07:24 oleh Banyumas1

Adakah amalan yang ringan tetapi memiliki pahala yang besar, melebihi pahala puasa dan sedekah?

Ada salah satu amalan yang memiliki pahala yang lebih besar daripada puasa dan sedekah. Mau tahu apakah itu?

Salah satu sahabat Nabi Shallallaahu ‘alaihi wassallaam yang mulia, Abu Darda Radhiyallahu ‘anhu, bertanya retoris kepada sahabat-sahabatnya,

“Maukah aku beritahukan kepada kalian tentang suatu amalan yang lebih utama dari memberikan sedekah dan menjalankan puasa..?”

Jika dahulu para sahabat Nabi Muhammad Shallallaahu ‘alaihi wassallaam sangat antusias mendapati pertanyaan senada ini, bagaimana dengan kita yang hidup di zaman akhir ini?

Adakah di antara kita yang sekadar ingin tahu jika tak kuasa masuk dalam kelompok yang antusias untuk mengamalkan?

Bukankah memberikan sedekah merupakan amalan mulia dan menjadi sifat terpuji dari Shallallaahu ‘alaihi wassallaam?

Bukankah sedekah diganjari balasan 700 kali lipat?

Bukankah sedekah yang ikhlas, meski hanya separuh kurma, ianya bisa menjadi penghalang seorang hamba dari neraka?

Bukankah sedekah dijamin oleh Rasulullaah Shallallaahu ‘alaihi wassallaam, sebagai amalan yang bisa mencegah pelakunya dari mendapatkan bahaya?

Bukankah terjamin dan terbukti bahwa sedekah pun bisa menjadi sarana kesembuhan atas penyakit yang diderita oleh seorang hamba?

Belum lagi keutamaan puasa, baik wajib maupun sunnah. Puasa disebut setengah kesabaran. Ianya bisa memberi syafaat bagi pelakunya di Hari Kiamat. Ianya penghalang dari dosa, maksiat, dan siksa neraka. Puasa juga dijamin sebagai salah satu sarana utama bagi mereka yang mendamba kesehatan fisik dan ruhani.

Lantas, amalan macam apa yang disebut sebagai lebih utama dari Puasa dan Sedekah?

“Yaitu,” lanjut Abu Darda,

“Mendamaikan di antara yang tengah berselisih. Sebab kebencian merupakan penghalang dari mendapatkan pahala..”

Kalam Agung sahabat Abu Darda RA ini mengutip sebuah hadits riwayat Imam al-Bukhari dalam kitab Adab al-Mufrad.

Dalam riwayat lain oleh Imam at-Tirmidzi yang di-hasan shahih-kan oleh Imam Abu Isya, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,

“Maukah aku beritahukan kepada kalian suatu amalan yang lebih utama dari derajat orang yang berpuasa, shalat, dan sedekah..?”

“Tentu, wahai Rasulullaah,”

jawab para sahabat.

Kata Nabi Shallallaahu ‘alaihi wassallaam :

“(Ialah) mendamaikan seseorang yang berselisih, karena sesungguhnya, kerusakan dari perselisihan adalah terhalanginya seseorang dari mendapatkan pahala.”

Menjelaskan makna hadits yang mulia ini, Dr Muhammad ‘Ali Hasyimi menjelaskan alasannya, “(Karena) kebencian dapat menghapus segala amal perbuatan, dijauhkannya pahala, dan mampu melenyapkan kebaikan-kebaikan.”

Demikian inilah sebuah hakikat agung yang hendaknya kita amalkan sesuai kemampuan terbaik.

Wallaahu a’lam bish-shawab.

Silahkan disebarkan…..

Tentang Penulis

Leave A Response