Sampai medio Februari, chikungunya di Cilacap capai ribuan kasus

ilustrasi
ilustrasi

CILACAP – Selama Januari hingga pertengahan Februari 2010, jumlah penderita chikungunya di Kabupaten Cilacap tergolong cukup tinggi. Menurut data Dinas Kesehatan Cilacap, warga Cilacap yang terserang chikungunya di tahun ini (s/d 16 febr) sudah mencapai 1.116 orang.  Angka tersebut mengalami lonjakan tajam jika dibandingkan tahun 2009.

Pada 2009 kasus chikungunya di Cilacap hanya sebanyak 1.200. Sedangkan, 2010 yang baru berjalan kurang dari dua bulan, angkanya sudah lebih dari 1.000 kasus. Persebaran penyakit chikungunya di Cilacap dalam dua bulan terakhir, lebih banyak ditemukan di wilayah Karangpucung. Berdasarkan data dari Puskesmas Karangpucung II, di wilayah ini terdapat 743 kasus.

Wilayah lain yang warganya banyak menderita chikungunya adalah Kecamatan Cilacap Tengah, dengan temuan kasus hingga saat ini sebanyak 150 penderita, menyusul Kecamatan Jeruklegi terdapat 120 kasus, Sidareja 50 kasus, Gandrungmangu 30 kasus, Kesugihan 13 kasus, dan Wanareja 10 kasus.

Di beberapa tempat yang dekat denganhutan pinus, banyaknya lahan hutan pinus yang getahnya disadap oleh warga setempat, dimana penyadapan menggunakan batok, diduga menjadi salah satu penyebabnya. Air dalam batok bekas menyadap getah pinus diduga menjadi tempat yang subur untuk pertumbuhan virus alphavirus. (BNC/ist)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.