Lebaran 2016 tidak lagi jadi ‘Lebaran Batu Akik’

Ditulis 24 Jun 2016 - 08:40 oleh Banyumas1

pameran batu akik sokaraja2 IMG_20150401_135557Demam batu akik tidak lagi terasa pada lebaran tahun 2016 ini. Pamer cincin batu akik tidak akan terjadi lagi saat berkumpul bersilaturahmi dengan keluarga, sahabat, dan teman-teman di kampung halaman seperti terjadi pada lebaran 2015 lalu. Kenapa?

Jelas, fenomena batu akik sudah redup. Boomingnya sudah lewat. Pemakai dan kolektornya kembali terbatas pada mereka yang semenjak dahulu, sebelum booming batu akik 2015, memang sudah menjadi pencinta perhiasan dari batuan indah yang digali dari perut bumi itu.

Pada tahun 2015, lebarannya pun ada yang menjulukinya sebagai ‘lebaran akik’ karena saking banyaknya orang memakai cincin batu akik.

Para perantau di Jakarta dan kota-kota lain, menyiapkan cincin batu akik untuk dipakai saat lebaran berkumpul dengan sanak saudara, teman dan sahabat di kampung halaman. Ada yang kurang lengkap rasanya kalau pergi bersilaturahmi tanpa hiasan batu akik di jari manis di hari raya ‘kemenangan’ usai berpuasa.

BanyumasNews mengamati, toko-toko penjual emban (cincin pengait batu akik) yang sebelum lebaran tahun lalu ramai dikunjungi pembeli, kini bahkan sudah tidak lagi membuka usaha itu. Juga lapak-lapak batu akik yang dulu ada di pinggir jalan raya di daerah Purbalingga, Sokaraja, Wangon dan Cilacap kini sudah tidak ada lagi. Pun para ‘perajin’ pengasah batu pun sudah sulit ditemui.

Demikian pula pameran batu akik bertema Gebyar Akik Ramadhan tahun ini praktis tidak terdengar.

Kapan lebaran dengan batu akik akan datang lagi? Jaman batu sebagai trend sosial fenomenal tampaknya tidak akan segera berulang dalam waktu dekat atau beberapa tahun ke depan. Siklusnya akan kembali dalam tempo lama. Kecuali ada rekayasa canggih untuk mengembalikan pamor batu akik di masyarakat. Rekayasa? Ya rekayasa, karena konon fenomena booming batu akik 2015 lalu pun adalah hasil rekayasa. Siapa yang merekayasa? Entahlah.

Tetapi, bagi Anda penghobby dan kolektor setia batu akik tentu tidak akan terpengaruh dengan booming di masyarakat luas. Banyak yang memakai atau tidak, batu akik tetap menjadi perhiasan indah di jemari Anda. (BNC/phd)

Tentang Penulis

& Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. Kekinian 17/07/2016 pukul 12:50 -

    Bener banget ini sih, batu akik udah ngga kekinian.. Dulu saudara saya ke rumah malah nawarin batu akik dan ngga cuma satu orang yang begitu ahahhaah. Sekarang pada ngomongin Brexit aja pas mudik

  2. Kekinian 17/07/2016 pukul 12:50 -

    Bener banget ini sih, batu akik udah ngga kekinian.. Dulu saudara saya ke rumah malah nawarin batu akik dan ngga cuma satu orang yang begitu ahahhaah. Sekarang pada ngomongin Brexit aja pas mudik

Leave A Response