Tren Batu: Habis Batu Akik, Tenarlah Suiseki ?

Ditulis 21 Feb 2016 - 09:23 oleh Banyumas1

suiseki simbolik (pudjo raharjo)BanyumasNews.com – Kini tren batu akik hampir berada di titik nadir, kalau tidak dikatakan habis. Tentu perkecualian bagi kolektor yang sudah bermain batu akik sebelum booming batu akik di tahun 2015 lalu. Kini setelah trend batu akik menurun, muncul dan mulai terkenal batu Suiseki. Misalnya di Kebumen, pada 9 Febraruari 2016 lalu diadakan pameran Suiseki yang menghadirkan 50 kolektor dan dihadiri kolektor dari luar negeri.

Eko Cahyadi, pegiat dunia batu dan seorang kolektor dari Kebumen mengatakan di Kebumen, Jakarta dan Bandung sudah ramai trend suiseki ini. “Juga bonsai. Bagaimana di Purwokerto mas?”, tanya Eko kepada BanyumasNews.com.

Tapi, ngomong-ngomong apa itu Suiseki? Bagi Anda yang baru mengenali dunia batuan atau seni batu tulisan ini akan membantu mengenali Suiseki. Minimal menjadi pengantar untuk nantinya lebih dalam mempelajari dunia suiseki ini.

Ada yang menulis seni Suiseki awal pengenalannya adalah di daratan Asia Tengah (Cina), kemudian menyeberang ke Jepang. Di Indonesia, adalah H.Ismail Saleh, SH (mantan Menteri Kehakiman) seorang tokoh yang ikut mempopulerkan suiseki yang tergabung dalam PPSI (Persatuan Pecinta Suiseki Indonesia) atau dulunya bernama PPBI (Persatuan Pecinta Bonsai Indonesia).

Konon, Suiseki sudah dikenal sejak 1.500 tahun lalu di Tiongkok, yaitu sekitar tahun 618 sampai 907 pada masa kerajaan Dinasti Tang dan Sung. Suiseki kala itu dikenal dengan sebutan Shang-Sek atau Yah-Sek. Artinya, batu yang dapat dinikmati keindahannya dalam jenis dan arti yang lebih luas. Nama Suiseki berasal dari akar kata Sui-Sek dalam bahasa Cina, yang berarti batu yang terkikis atau diukir oleh air berjuta tahun lamanya.

Dari asal katanya, kita sekarang tahu bahwa Suiseki itu bukan batu rekayasa dalam arti dibentuk, dioleh, dipahat atau ‘sentuhan’ tangan manusia. Ia hasil bentukan dari alam, diukir oleh alam selama jutaan tahun. Sekalipun nantinya dalam perkembangannya ada seni ‘merangkai’ suiseki, namun bahan yang dirangkai tetaplah bahan original dari alam.

Apa keunikan Suiseki?

Suiseki lanskap pegunungan (amazone.om)

Suiseki lanskap pegunungan (amazone.om)

Keunikan Suiseki yang dipopulerkan oleh Jepang, ialah bila dipandang dari jarak jauh akan memancarkan keindahan bentuk artistik. Tetapi bila dipandang dari dekat, dapat dinikmati mutu dan kualitas batu, keindahan serat alur dan tekstur yang alami. Selain itu Suiseki juga merupakan suatu hasil hasil karya alam yang teramat unik. Ini dapat dilihat dari tekstur dan serat alur permukaan batu yang terukir oleh proses erosi alam dan waktu melalui suatu maha karya yang terbentuk secara misterius akibat proses alam berjuta tahun lamanya.

Karena itu, pada dasarnya Suiseki terbagi dalam dua kelompok atau spesifikasi, yaitu :

Pertama, suiseki indah karena ungkapan dan imajinasi.
Hal ini ditemukan dalam Suiseki dengan imajinasi Lanskap atau pemandangan alam, misalnya pemandangan pegunungan dll. Juga suiseki dengan ungkapan Abstrak : bebatuan yang bentuknya mampu menimbulkan berbagai imajinasi (daya khayal) atau keindahan dalam bentuk dan gambar abstrak yang ada di bebatuan tersebut.

Apa imajinasi Anda atas suiseki ini?

Apa imajinasi Anda atas suiseki ini?

Masih dalam spesifikasi ungkapan dan imajinasi adalah suiseki Simbolik: bebatuan yang bentuknya menyerupai berbagai bentuk benda tertentu. Misalnya seperti lumpang, mangkuk, binatang, manusia, bagian tubuh tertentu dan sebagainya.

Kedua, keindahan yang terpancar dari batu.
Dalam hal ini suiseki dilihat dari keindahan warna: artinya ialah lebih mengutamakan penampilan unsur warnanya yang indah secara alami. Jga Serak alur: bebatuan yang memiliki serat dan alur yang terukir secara alami dengan gaya artistik yang indah.

Kemudian Fosil: jenis ini lebih mengutamakan / terfokus pada bebatuan yang secara utuh atau sebagian menggambarkan tapak keindahan alam purbakala, seperti burung purba, serangga purba, ikan purba, tumbuhan purba dan lain-lain. Jenis ini pada umumnya banyak terdapat di benua Australia, Amerika Latin dan Cina.

Suiseki figur? (Pudjo Raharjo_FB)

Suiseki figur? (Pudjo Raharjo_FB)

Kekerasan Suiseki

Kekerasan Suiseki yang dinilai memenuhi persyaratan seperti ketentuan yang telah disepakati oleh para pakar Suiseki Internasional ialah di atas 4,5 skala Mohns. Sedangkan kriteria keindahan yang digunakan ialah: Balance (keseimbangan), Rhythm (ritme), Contrast (kontras), Harmony (harmonis), dan Unity (keutuhan). (BNC/ist/berbagai sumber/foto atas: suiseki figur? koleksi Pudjo Raharjo Kebumen_FB)

Tentang Penulis

& Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. Banyumas1 22/01/2017 pukul 21:18 -

    di Kebumen. silahkan kontek Pudjo Rahardjo (ada di facebook) atau instagram joerahdipa

  2. Diki Permadi 22/01/2017 pukul 20:37 -

    Suiseki lanskap pegunungan ( Amazon.om) posisinya dmn ya? Tolong info Gan

Leave A Response